Dinas Pendidikan Karanganyar Selidiki Sindikat Jual Beli Soal UN

KBR68H, Karanganyar - Dinas Pendidikan Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah bakal menerjunkan tim untuk menyelidiki kasus jual beli kunci jawaban Ujian Nasional (UN).

NASIONAL

Rabu, 16 Apr 2014 22:01 WIB

Author

Yudha Satriawan

Dinas Pendidikan Karanganyar Selidiki Sindikat Jual Beli Soal UN

ujian nasional, soal un, karanganyar


KBR68H, Karanganyar - Dinas Pendidikan Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah bakal menerjunkan tim untuk menyelidiki kasus jual beli kunci jawaban Ujian Nasional (UN). Sebelumnya, kasus ini mencuat ketika ditangani Kepolisian setempat. (Baca: Ujian Nasional, Sisi Kelam Pendidikan Kita)

Juru Bicara Dinas Pendidikan Karanganyar, Agus Hariyanto mengatakan, intitusinya akan menemui para guru dan siswa yang diduga mengetahui jual beli kunci jawaban UN tersebut. Ia pun meminta kepada siswa untuk tidak mempercayai adanya bocoran jawaban dari pihak lain. Sebab, ia meyakini pihak yang mengaku memiliki kunci jawaban itu hanya mencari keuntungan semata.

“Dengan adanya informasi ini, kami akan menginvestigasi dulu, terkait dengan permasalahan ini..berbagai pihak yang mengetahui kasus ini akan kami tanyakan, termasuk siswa, guru, dan pelaku lainnya.kalau itu menyangkut kunci jawaban UN kan kami juga tidak tahu lembaran kunci jawaban itu benar atau tidak, akurat atau tidak, tentu hal ini akan kami laporkan ke pusat, Kemendiknas, akan kami buatkan berita acara. kami sudah lama sebelum UN menegaskan jangan mempercayai bocoran kunci jawaban UN, berulang kali saya sampaikan ini ke para siswa dan sekolah..itu hal yang tidak mungkin..nah ini tetapi ternyata dimanfaatkan oleh sekelompok orang tak bertanggung jawab (16/4)."

Sebelumnya Kepolisian Karanganyar mengungkap kasus jual beli kunci jawaban Ujian Nasional (UN) tingkat SMA yang melibatkan siswa, guru, dan kepala Sekolah. Polisi pun menyita ratusan lembar dugaan kunci jawaban sejumlah mata pelajaran dalam UN dan uang senilai Rp12 juta. Polres Karanganyar masih mengembangkan kasus ini untuk mengungkap jaringan jual beli lembaran dugaan kunci jawaban UN.

Dalam kasus ini, dua siswa SMA Negeri di Karanganyar, seorang guru honorer SMA swasta di Boyolali ditangkap polisi. Sedangkan kepala sekolah SMA swasta di Boyolali yang terlibat dalam kasus ini masih buron. Lembaran dugaan kunci jawaban UN tersebut antara lain untuk mata pelajaran Kimia, Matematika IPA, Matematika IPS, dan Sosiologi. Satu lembar kunci jawaban UN per mata pelajaran dijual dengan harga Rp7 juta.

Editor: Nanda Hidayat

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NASIONAL

Most Popular / Trending

Rangkuman Berita Sepekan KBR

Saga Akhir Pekan KBR

Kabar Baru Jam 20

Kabar Baru Jam 19

Kabar Baru Jam 18