Yenni Wahid: Saya Tidak Bisa Pengaruhi Semua Warga NU

KBR68H, Jakarta

NASIONAL

Senin, 22 Apr 2013 10:43 WIB

Author

Doddy Rosadi

Yenni Wahid: Saya Tidak Bisa Pengaruhi Semua Warga NU

yenny wahid, partai demokrat, SBY, PKBIB

KBR68H, Jakarta – Ketua Umum Partai Kedaulatan Bangsa Indonesia Baru (PKBIB) Zannuba Ariffah Wahid mengaku tidak bisa mempengaruhi semua warga Nadhlatul Ulama untuk mendukung kelompok tertentu pada pemilu 2014. Yang bisa dia lakukan adalah membantu perjuangan warga NU yang akan terlibat dalam pemilu legislatif. Putri mendiang Gus Dur itu mengatakan,  Partai Kedaulatan Bangsa Indonesia Baru mempunyai gerbong yang solid dan militan. Karena itu, setelah batal masuk dalam struktur Partai Demokrat, Yenny akan berkonsentrasi membantu kader PKBIB yang menjadi caleg dari partai lain.

“Prioritas saya bahwa teman-teman yang selama ini berjuang dalam wadah PKBIB dan ingin menyalurkan aspirasi mereka melalui partai politik, bisa saya fasilitasi. Kalau saya pribadi mengalir saja, tidak mesti mengubah warna saya menjadi satu warna tertentu. Jadi bagi saya hanya punya waktu satu tahun untuk mempersiapkan itu, sudah sibuk sendiri tidak usah saya sibuk sendiri untuk nyalon atau apapun posisi strategis. Kita sudah akan sangat sibuk untuk mempersiapkan calon mana yang akan kita dukung nanti.”kata Yenny dalam wawancara eksklusif dengan KBR68H, Tempo TV dan Portalkbr.com, di salah satu pusat perbelanjaan di kawasan Jakarta Selatan, Kamis (18/4) lalu.

Yenny menambahkan, akan tetap membantu Partai Demokrat tetap. Karena beberapa kader PKBIB tetap nyaleg dan diberikan tempat di Partai Demokrat. Karena itu,  dia akan membantu kader PKBIB yang dicalonkan Partai Demokrat. Bantuan juga akan diberikan kepada kader lain yang didaftarkan sebagai caleg dari partai lain.

Yenny juga ingin meluruskan pemberitaan tentang penolakan dirinya masuk ke Partai Demokrat. Saat ini, dia belum mau masuk dalam struktur internal partai di luar PKBIB. Dia juga mengklaim sudah menerima tawaran dari sejumlah partai lain selain Partai Demokrat.

Pekan lalu, SBY melakukan konferensi pers di Istana Negara tentang batalnya putri Gus Dur itu bergabung dengan Partai Demokrat. SBY menegaskan, dia tidak pernah menjanjikan jabatan apa pun kepada Yenny apabila mau bergabung dengan Partai Demokrat. 

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 20

Kabar Baru Jam 19

Kabar Baru Jam 18

Kabar Baru Jam 17

Pegawai KPK Berstatus ASN, Independensi KPK Terancam