KPK Cekal Enam Orang Terkait Suap Pajak

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mencegah enam orang ke luar negeri karena diduga terlibat pemerasan pajak. Mereka adalah Pargono Riyadi pegawai pajak di Jakarta Pusat, sementara sisanya dari swasta yaitu Rukmin Cahyanto, Asep Yusuf Hendra Permana, Trij

NASIONAL

Jumat, 19 Apr 2013 18:34 WIB

Author

Sindu Darmawan

KPK Cekal Enam Orang Terkait Suap Pajak

KPK, korupsi, suap pajak, cekal

KBR68H, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mencegah enam orang ke luar negeri karena diduga terlibat pemerasan pajak. Mereka adalah Pargono Riyadi pegawai pajak di Jakarta Pusat, sementara sisanya dari swasta yaitu Rukmin Cahyanto, Asep Yusuf Hendra Permana, Trijoko Putranto, Wawan Firdaus Karya, dan Sudiarto Budiyuwono.

Juru bicara KPK, Johan Budi mengatakan, pencegahan bepergian ke luar negeri dilakukan untuk keperluan penyidikan kasus pemerasan pajak yang ditangani KPK.

“Sejak tanggal 15 April KPK melakukan pencegahan, permintaan cegah beberapa orang terkait dengan dugaan proses penyidikan dugaan pemerasan atau pemaksaan oleh pegawai pajak berlaku untuk enam bulan. Yang pertama Pargono Riyadi PNS di Kanwil Pajak Jakarta Pusat. Kemudian ada Rukimin Tjahjanto alias Andreas, kemudian juga ada Asep Yusuf Hendra Permana,“ tutur Johan Budi di kantor KPK.

Pekan lalu, KPK  menangkap tangan pegawai Pajak, Pargono Riyadi, pengusaha Asep Hendro dan kurir Rukimin Tjahyono. Pargono ditangkap usai menerima duit Rp 125 juta di stasiun Gambir, Jakarta. Duit itu diduga sebagai uang muka dari komitmen suap sebesar Rp 600 juta. Saat ini Pargono telah ditetapkan sebagai tersangka, sementara Rukimin dan Asep Hendro dilepas karena dinilai sebagai korban pemerasan.

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NASIONAL

Most Popular / Trending

Rangkuman Berita Sepekan KBR

Kabar Baru Jam 19

Kabar Baru Jam 18

Kabar Baru Jam 17

DPR Desak Menteri BUMN Evaluasi Total BUMN