ICW: Keluarga Gayus Harus Dimiskinkan Juga

LSM antikorupsi (ICW) menilai aparat penegak hukum belum maksimal dalam memiskinkan terpidana korupsi pajak Gayus Tambunan.

NASIONAL

Senin, 22 Apr 2013 08:53 WIB

Author

gun gun gunawan

ICW: Keluarga Gayus Harus Dimiskinkan Juga

icw, koruptor, dimiskinkan, gayus tambunan

KBR68H, Jakarta - LSM antikorupsi (ICW) menilai aparat penegak hukum belum maksimal dalam memiskinkan terpidana korupsi pajak Gayus Tambunan.

Koordinator Divisi Monitoring Hukum dan Peradilan Indonesia ICW, Emerson Yuntho mengatakan, selama ini Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) hanya merampas harta Gayus berdasarkan penelisikan transaksi keuangan yang dia lakukan. Padahal aset Gayus belum sepenuhnya tersentuh.

"Yang baru dilakukan PPATK itu hanya melacak harta Gayus berdasarkan transaksi saja. Aset harta bendanya kan belum tersentuh oleh aparat hukum lain.Artinya kemungkinan harta itu dialihkan ke pihak ketiga masih mungkin. Nah yang belum saya lihat dari aparat ini adalah kewajiban mereka yang tidak hanya memiskinkan pelaku, tetapi juga keluarganya," kata Emerson ketika dihubungi KBR68H.

Sebelumnya terpidana korupsi pajak Gayus Tambunan kedapatan membeli rumah mewah di dekat Lapas khusus koruptor Sukamiskin, Bandung. Menanggapi hal tersebut, Direktorat Jenderal Lembaga Pemasyarakatan mengklaim terpidana korupsi pajak, Gayus Tambunan tidak pernah keluar tahanan untuk membeli rumah.

Juru Bicara Ditjen Pas Kemenkumham, Akbar Hadi Prabowo mengatakan, selama ini pihaknya punya prosedur yang harus dipatuhi seluruh tahanan, termasuk Gayus Tambunan. Kata dia, setiap penghuni lapas yang ingin keluar harus seizin kepala lapas.

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NASIONAL

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 7

Vaksinasi "Drive Thru" Pertama Indonesia

Pahlawan Gambut

Kabar Baru Jam 8

Kabar Baru Jam 10