Bagikan:

Gunung Dieng Aman, Warga Kembali Beraktifitas

NASIONAL

Sabtu, 20 Apr 2013 10:25 WIB

Author

Nanda Hidayat

Gunung Dieng Aman, Warga Kembali Beraktifitas

dieng, gempa, gas beracun

KBR68H, Jakarta-Sebagian warga meninggalkan tempat pengungsian menyusul status aman Gunung Dieng dari gas beracun. Mereka pulang ke rumahnya masing-masing dan sudah ada yang beraktivitas seperti biasa.

Salah seorang warga Baturrejo Aris Darmawan mengatakan, keputusan warga meninggalkan tempat pengungsian karna gempa susulan tidak terjadi. Selain itu, warga sudah paham soal antisipasi pasca gempa. Diantaranya meninggalkan kawasan kawah gunung diradius satu kilometer.

" Sebagian pulang karena sudah diperbolehkan dari daerah, dan yang ke dua memang tidak ada gempa susulan warga tenang karena tidak ada yang berbahaya. Gempa masyarakat sudah tahu mencari tempat aman dan meninggalkan kawah timbang diradius satu kilometer", kata Aris kepada KBR68H.

Sementara itu, sebagian warga masih bertahan di Balai Desa Baturrejo dikawasan Gunung Dieng Jawa Tengah. Tempat ini menjadi pusat pengungsian warga pasca gempa semalam.Namun, sebagian warga ada yang memilih meninggalkan desa itu, dan tinggal di desa-desa tetangga yang dinilai aman dari gas beracun.

Salah seorang warga, Warsih lebih memilih untuk mengungsi ke desa Batur yang berjauhan dengan kawah gunung.

" Warga Sumberrejo sudah banyak yang mengungsi di Balai Desa Batur. Saya tidak, sekarang ditempat saudara, sebelah sumberejo," Kata Warsih kepada KBR68H.

Ribuan penduduk di dataran tinggi Dieng, Banjarnegara, Jawa Tengah mengungsi akibat diguncang gempa semalam. Kepala Pos Pengamatan Gunung Api Dieng Tunut Pujiharjo mengatakan, warga panik karena gempa berpotensi mengeluarkan gas beracun Hidrogen Sulfida (H2S). Mereka mengungsi ke daerah yang berjauhan dengan kawah gunung. Sementara berdasarkan pantauan Badan Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi, warga di desa Simbar yang paling dekat dengan kawah gunung Dieng harus diungsikan sampai situasi dinilai aman.

"Rekomendasi yang diberlakukan itu sebenarnya hanya untuk desa Simbar dan yang lain tidak direkomendasikan untutk dievakuasi. Tapi karena panik, mereka mengungsi dengan sendirinya. Banyak yang dekat dengan kawah-kawah itu pada mengungsi semua karena panik. Padahal sesuai rekomendasi banad vulkanologi seharusnya hanya desa simbar saja, " Kata Tunut kepada KBR68H.

Semalam, Gempa berkekuatan hingga 5 skala richter mengguncang wilayah Dataran Tinggi Dieng Banjarnegara, Jawa Tengah pada pukul 19.00 WIB. Kepala Pos Induk Bencana Kawah Timbang Kecamatan Batur, Andri Sulistyo melarang berbagai aktivitas di Radius 1 kilometer dari Kawah Timbang dan Sileri. Selain itu beberapa rute desa sekitar Kawah Timbang dan Sileri juga ditutup untuk sementara waktu.


Kirim pesan ke kami

Whatsapp
Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Cek Fakta: Benarkah China akan Ambil Alih Kalimantan?

Kabar Baru Jam 20

Kabar Baru Jam 19

Kabar Baru Jam 18

Kabar Baru Jam 17