Dimana Susno? Pengacara: Di Bandung!

KBR68H, Jakarta - Terpidana korupsi dana pengamanan Pilkada Jawa Barat, Susno Duadji saat ini dikabarkan sedang berada di Bandung.

NASIONAL

Minggu, 28 Apr 2013 14:48 WIB

Author

Indra Nasution

Dimana Susno? Pengacara: Di Bandung!

Susno Duadji, Putusan MA, Partai Bulan Bintang PBB, Mengapa sulit dieksekusi

KBR68H, Jakarta - Terpidana korupsi dana pengamanan Pilkada Jawa Barat, Susno Duadji saat ini dikabarkan sedang berada di Bandung.

Pengacara Susno, Fredrich Yunadi mengatakan kliennya masih melakukan sosialisasi ke konstituen di Bandung, mengingat Susno menjadi bakal calon anggota legislatif dari Partai Bulan Bintang.

Dalam Daftar Calon Sementara (DCS) yang diajukan PBB ke KPU, Susno Duadji masuk di Daerah Pemilihan (Dapil) Jawa Barat I.

Fredrich membantah jika kliennya melarikan diri. Ini menyusul Kejaksaan Agung tengah mencari keberadaan Susno untuk dijebloskan ke penjara.

"Beliau merasa tidak salah, beliau merasa dizalimi, kemudian minta keadilan. Itu saja. Tidak ada ceritanya dia melarikan diri sembunyi. Ngapain?" kata Fredich kpeada KBR68H.

Sebelumnya, tim jaksa eksekutor gagal menjemput paksa bekas Kabareskrim Mabes Polri, Susno Duadji. Sebab Susno dilindungi oleh Kepolisian Jawa Barat.

Kejaksaan Agung kini menjadwalkan ulang eksekusi Susno. Susno menolak dieksekusi karena dalam putusan Mahkamah Agung (MA) tidak memuat pasal perintah pemidanaan. Susno merasa seluruh putusan pengadilan sebelumnya batal demi hukum.

Sebelumnya Mahkamah Agung menolak kasasi yang diajukan Susno. MA menguatkan putusan Pengadilan Negeri Jakarta Selatan dan Pengadilan Tinggi DKI Jakarta.

Pengadilan memutuskan Susno Duadji bersalah menerima suap dalam penanganan kasus PT Salmah Arowana Lestari dan korupsi dana pengamanan Pilkada Jawa Barat tahun 2008. Pengadilan menghukum Susno dengan kurungan 3,5 tahun penjara.

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NASIONAL

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 20

Kabar Baru Jam 19

Kabar Baru Jam 18

Kabar Baru Jam 17

Pilkada Serentak Diwarnai Calon Tunggal