Bagikan:

Wanti-wanti Jokowi ke Kades terkait Pengelolaan Dana Desa

"Hingga tahun ini, Dana Desa yang telah disalurkan mencapai Rp468an triliun. Jangan dipikir ini uang kecil loh. Ini uang guede sekali. Besar sekali"

NASIONAL

Selasa, 29 Mar 2022 19:12 WIB

Wanti-wanti Jokowi ke Kades terkait Pengelolaan Dana Desa

Presiden Jokowi saat membuka silahturahmi nasional Apdesi di Jakarta, Selasa (29/3/22). (Foto: Youtube Setpres)

KBR, Jakarta - Presiden Joko Widodo mewanti-wanti pemerintah desa agar berhati-hati mengelola anggaran Dana Desa.

"Hingga tahun ini, Dana Desa yang telah disalurkan mencapai Rp468an triliun. Jangan dipikir ini uang kecil loh. Ini uang guede sekali. Besar sekali. Dalam sejarah negara ini berdiri, desa diberi anggaran sampai Rp468 triliun itu belum pernah," katanya ketika membuka Silaturahmi Nasional Asosiasi Pemerintahan Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) Jakarta, Selasa (29/3/22).

Jokowi mengakui semula ia telah merencanakan kenaikan untuk anggaran Dana Desa di 2020. Namun, lanjutnya, rencana itu gagal karena sejak 2020 pandemi Covid-19 melanda Indonesia, sehingga dana untuk desa, sedikit dipotong pemerintah.

"Nanti tahun depan, InsyaAllah dikembalikan atau dinaikkan lagi," janjinya.

Kepala Negara juga menyetujui usulan Ketua DPP Apdesi, Surta Wijaya terkait permintaan alokasi untuk dana operasional desa dari anggaran Dana Desa.

"Dari 468 triliun tadi saya tadi, saya tadi bisik-bisik ke Pak Surta (Ketua DPP Apdesi, red) 'Pak presiden, mbok ya di pemerintahan desa ini diberikan dana operasional desa'. Pak Surta minta 'Pak , kalau bisa ya 4 sampai 5 persen dari total anggaran. Saya katakan, 'Ndak, ndak, ndak'. Untuk yang pertama ya saya berikan 3 persen, nanti tahun berikut bisa ke 4 atau 5 persen. Ini tolong dicatat," jelasnya.

Menurut bekas Gubernur DKI Jakarta itu, dana operasional pemerintahan desa layak diberikan karena kerja keras pemerintahan desa dengan hasil nyata mulai dari pembangunan jalan, embung, irigasi, hingga jembatan.

"Ini akan menjadi penopang pertumbuhan ekonomi di desa, maupun nanti diagregatkan menjadi pertumbuhan ekonomi nasional," kata Jokowi.

Saat ini telah terbangun 227 ribu kilometer jalan desa yang dibiayai dari Dana Desa. Kata dia, jika dihitung dari jumlah desa di Indonesia yang mencapai 74.900 desa, maka per desa mendapat tambahan 3 kilometer jalan desa.

Baca juga: Jokowi-Presiden IsDB Bahas Tiga Isu Pembangunan Prioritas

Lebih lanjut, Jokowi menginstruksikan agar Dana Desa dapat dimanfaatkan untuk pembangunan jalan di desa, utamanya jalan produksi pertanian dan perkebunan, serta pembangunan yang berkaitan dengan kualitas hidup masyarakat di desa.

"Pembangunan air bersih, posyandu, polindes, drainase, sumur, PAUD, MCK. Ini juga dari Dana Desa dan ini akan memperbaiki kualitas hidup, kualitas SDM dari masyarakat di pedesaan. Jangan ada yang menyangsikan betapa sangat bermanfaatnya Dana Desa yang telah kita kucurkan ke desa-desa," jelasnya.

Jokowi juga kembali mengingatkan agar pembangunan desa harus menggunakan material dari daerah tersebut agar transaksi ekonomi terus berputar di desa.

"Itulah yang akan menghidupi masyarakat kita, masyarakat desa, dan pada akhirnya nanti akan menurunkan angka kemiskinan di desa. Dan sudah kelihatan, coba dilihat kurvanya, sudah turun, turun, turun, turun terus, turun terus," pungkas Joko Widodo.


Editor: Kurniati Syahdan

Kirim pesan ke kami

Whatsapp
Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NASIONAL

Memuja Idola Sampai Sebegitunya

Kabar Baru Jam 11

Kabar Baru Jam 10

Kabar Baru Jam 8

Kabar Baru Jam 7

Most Popular / Trending