Bagikan:

Upaya Bangkitkan Ekonomi Rakyat Lewat MotoGP Mandalika 2022

Pergelaran balap motor MotoGP 2022 di Sirkuit Mandalika Lombok, Nusa Tenggara Barat tinggal dalam hitungan hari. Ajang balap motor dunia ini digadang-gadang menjadi momentum kebangkitan ekonomi RI.

NASIONAL

Jumat, 11 Mar 2022 16:53 WIB

MotoGP

Juara MotoGP 2021 dari tim Monster Energy Yamaha Fabio Quartaro mengikuti tes pramusim di Sirkuit Mandalika Lombok, Minggu (13/2/2022). (Foto: ANTARA/Andika W)

KBR, Jakarta - Pemerintah memastikan Sirkuit Mandalika Lombok Nusa Tenggara Barat siap menjadi tempat balap motor MotoGP 2022, pada 18 hingga 20 Maret mendatang.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan pemerintah terus memoles dan memperbaiki persiapan penyelenggaraan MotoGP, setelah sukses menggelar tes pramusim bulan lalu.

"Dan pada saat penyelenggaraan MotoGP, diperkirakan akan terdapat sebanyak 2.500 official dan bandara internasional juga sudah siap menerima mass charter flight dan kapasitas penonton dipersiapkan 100 ribu dan juga Inmendagri sudah disiapkan untuk pencegahan dan penanggulangan Covid-19 dalam penyelenggaraan MotoGP," kata Airlangga saat konferensi pers daring (21/2/2022).

Airlangga memastikan, siklus kasus Covid-19 di Nusa Tenggara Barat sudah menurun, dan capaian vaksinasi sudah tinggi.

Ajang MotoGP 2022 Mandalika diyakini bisa ikut membangkitkan ekonomi, yang terpuruk akibat pandemi. Terutama sektor usaha mikro kecil menengah. 

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno mengatakan persiapan terus dilakukan termasuk pelatihan sumber daya manusia (SDM) untuk kesuksesan MotoGP. Ia mengatakan Presiden Joko Widodo sudah berpesan agar ajang MotoGP berjalan baik tanpa kesalahan sedikit pun.

"Arahan dari Bapak Presiden bahwa MotoGP ini harus sukses dan tidak ada boleh room for error atau celah untuk kita membuat kesalahan. Oleh karena itu kita akan terus lakukan rehearsal, kita akan lakukan pelatihan-pelatihan juga dari SDM-nya karena kita ingin agar MotoGP ini juga berdampak positif kepada masyarakat setempat," kata Sandiaga saat memantau persiapan MotoGP di Mandalika Lombok NTB, dikutip dari laman Instagram Kemenparekraf, Rabu (12/1/2022).

Baca juga:

Dari kuliner hingga homestay

Kementerian Koperasi dan UKM bersama Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat sejauh ini telah memfasilitasi lebih dari seribu pelaku usaha mikro kecil menengah supaya bisa berpartisipasi memeriahkan MotoGP.

Kepala Dinas Koperasi dan UKM NTB Ahmad Masyhuri mengatakan, sekitar 70 hingga 80 persen UKM bergerak di sektor kuliner dan sisanya menjual suvenir bertema MotoGP seperti jaket, helm, payung dan lain-lain.

"Jika semuanya lancar ada lebih dari seribu UKM yang akan fasilitasi sesuai dengan rapat kemarin, kalau semuanya lancar ya. Yang dari nasional itu hanya 100 saja yang difasilitasi Kementerian, itu sudah clear," kata Ahmad Masyhuri, di Mataram, Kamis (27/1/2022.

Ajang balap MotoGP juga diharapkan bermanfaat bagi masyarakat umum yang tinggal di sekitar lokasi sirkuit.

Ketua Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) Lombok Tengah Ida Wahyuni mengatakan, untuk mengantisipasi kekurangan akomodasi, saat ini sedang dilakukan pendataan rumah-rumah penduduk di Pulau Lombok yang bisa menjadi tempat penginapan wisatawan.

Di Kabupaten Lombok Tengah diperkirakan ada 15 ribu rumah warga yang akan dijadikan homestay. Jika mengandalkan hotel, nyaris seluruh kamar hotel berbintang di Lombok, saat ini sudah habis dipesan oleh calon penonton MotoGP.

“Memang solusi utamanya yaitu rumah penduduk. Untuk Lombok Tengah sendiri target kita ada 15 ribu rumah penduduk yang dikonversi sebagai homestay,” kata Ida Wahyuni, Rabu (26/1/2022).

Baca juga:

Antisipasi kemacetan

Untuk menunjang kenyamanan pengunjung, pemerintah juga telah mengatur manajemen dan rekayasa lalu lintas, khususnya saat gelaran MotoGP Mandalika ketika padat pengunjung.

Direktur Jenderal Perhubungan Darat di Kementerian Perhubungan Budi Setiyadi mengatakan ada lebih dari 270 unit bus, yang akan disediakan untuk melayani penonton MotoGP dari simpul-simpul utama transportasi di Pulau Lombok. 

Selain itu ada juga tambahan ratusan unit bus ukuran sedang yang fungsinya sebagai shuttle bus atau kendaraan ulang alik.

"Sebanyak 278 bus bantuan Kementerian Perhubungan untuk angkutan antar modanya. Ini untuk mengangkut para penonton dari beberapa simpul transportasi itu. Kalau melihat pengalaman dari kegiatan kemarin itu, paling banyak simpul transportasi yang dilayani yaitu dari Kota Mataram," kata Budi Setiyadi saat memberikan keterangan pers melalui virtual, Selasa (1/3/2022) siang.

Budi Setiyadi mengatakan, angkutan publik bakal menjadi tulang punggung transportasi saat MotoGP. Sedangkan kendaraan pribadi akan dibatasi untuk mencegah potensi penumpukan kendaraan pribadi yang bisa menyebabkan kemacetan lalu lintas.

Editor: Agus Luqman

Kirim pesan ke kami

Whatsapp
Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Kabar Baru Jam 11

Kabar Baru Jam 10

Kabar Baru Jam 8

Kabar Baru Jam 7

Ikhtiar Sorgum untuk Substitusi Gandum

Most Popular / Trending