Bagikan:

Harga Minyak Goreng hingga Telur Turun, BPS Catat Deflasi 0,02 Persen

Faktor penyebabnya ialah penurunan harga sejumlah komoditas.

NASIONAL

Selasa, 01 Mar 2022 19:33 WIB

Harga Minyak Goreng hingga Telur Turun, BPS Catat Deflasi 0,02 Persen

Warga membeli minyak goreng di salah satu pusat perbelanjaan. Foto: ANTARA

KBR, Jakarta- Badan Pusat Statistik (BPS) menyatakan terjadi deflasi sebesar 0,02 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 108,24 pada Februari 2022. 

Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS, Setianto mengatakan berdasar hasil survei di 90 kota,53 di antaranya mengalami deflasi, kemudian 37 kota mengalami inflasi. Faktor penyebabnya ialah penurunan harga sejumlah komoditas.

"Penyumbang deflasi utama adalah terkait dengan harga-harga komoditas minyak goreng, telur ayam ras serta daging ayam ras," kata Setianto saat konferensi pers daring, Selasa, (1/3/22).

Setianto memerinci, deflasi tertinggi terjadi di Tanjungpandan yakni -2,08 persen. Sementara deflasi terendah terjadi di Palembang, Palangkaraya dan Tarakan dengan -0,01 persen. 

Sedangkan untuk inflasi atau kenaikan harga, tertinggi terjadi di Kupang yakni 0,65 persen dan terendah di Tanjung Selor 0,01 persen. Ia menyebut tingkat inflasi Januari–Februari 2022 yakni sebesar 0,54 persen.

Kata dia, inflasi kali ini disebabkan tarif sewa rumah, sabun deterjen bubuk dan cair, upah asisten rumah tangga, kendaraan mobil, dan emas perhiasan. 

Secara tahunan, inflasi inti mencapai 2,03 persen. Angka tersebut tertinggi sejak September 2020, yang saat itu mencapai 1,86 persen secara tahunan.

Baca juga:

Prediksi Bank Indonesia

Sebelumnya Bank Indonesia (BI) memprediksi deflasi pada Februari mencapai 0,05 secara bulanan, dan inflasi mencapai 2,02 persen. Prediksi tersebut tidak melenceng jauh dari keadaan saat ini.

“Secara tahun kalender, inflasi tercatat 0,51% ytd dan secara tahunan sebesar 2,02% yoy. Sementara itu penyumbang utama deflasi pada Februari 2022 yaitu komoditas telur ayam ras yang turun harga 0,12% mom dan harga minyak goreng yang turun 0,11% mom."

Editor: Dwi Reinjani

Kirim pesan ke kami

Whatsapp
Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Kabar Baru Jam 11

Kabar Baru Jam 10

Kabar Baru Jam 8

Kabar Baru Jam 7

Edu Talk IV YPA-MDR: Go Digital Melalui Media Ajar Interaktif