Bagikan:

79 Juta Orang Bakal Mudik, Jokowi: Penanganannya Harus Hati-hati

"Dari data terakhir yang kita terima, yang ingin mudik itu kurang lebih 79 juta. Ini bukan jumlah yang sedikit. Jangan dibandingkan nanti dengan acara-acara yang lain, misalnya MotoGP yang 60 ribu"

NASIONAL

Rabu, 30 Mar 2022 20:50 WIB

79 Juta Orang Bakal Mudik, Jokowi: Penanganannya Harus Hati-hati

Presiden Jokowi saat meninjau harga pangan di dua pasar di Jateng, Rabu (30/3/22). (Foto: Tangkapan layar Youtube Setpres)

KBR, Jakarta- Presiden Joko Widodo menginstruksikan agar penanganan mudik Idulfitri tahun ini harus dilakukan dengan hati-hati. Sebab menurutnya, ada 79 juta orang akan mudik pada lebaran 2022.

"Dari data terakhir yang kita terima, yang ingin mudik itu kurang lebih 79 juta. Ini bukan jumlah yang sedikit. Jangan dibandingkan nanti dengan acara-acara yang lain, misalnya MotoGP yang 60 ribu. Enggak bisa 60 ribu dibandingkan dengan 79 juta Sehingga penanganan harus hati-hati," katanya usai meninjau Candi Borobudur di Kabupaten Magelang, Provinsi Jawa Tengah, Rabu, (30/3/2022)

Kepala negara juga mendorong masyarakat untuk melengkapi vaksinasi, termasuk dengan dosis penguat atau booster.

"Vaksin lengkap harus sudah dikerjakan, kemudian booster juga terus dikejar, karena ini untuk melindungi kita semuanya, untuk menjaga kita semuanya," kata Jokowi.

Ia mengimbau masyarakat tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan selama mudik dan berwisata.

"Tidak masalah yang paling penting saat mudik, kemudian kalau berwisata jangan lupa protokol kesehatan, utamanya memakai masker," ungkap bekas Wali Kota Solo ini.

Cek Kebutuhan Pangan Jelang Ramadan

Selain imbauan saat mudik, Presiden Jokowi juga mengecek ketersediaan sejumlah bahan kebutuhan pokok masyarakat di pasar tradisional, menjelang Ramadan tahun ini. 

Ia mengunjungi Pasar Rakyat di Desa Tempurejo, Kecamatan Tempuran, Kabupaten Magelang, dan Pasar Baledono di Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah.

"Utamanya untuk minyak memang yang di kemasan harganya rata-rata Rp24.000, tapi untuk minyak curah ada tetapi stoknya tidak banyak. Tadi saya lihat sisanya di situ tinggal kira-kira 2 liter, harganya Rp15.500, masih belum mencapai apa yang kita inginkan di Rp14.000. Untuk harga-harga yang lain masih pada posisi yang baik," kata Jokowi.

Baca juga: Wanti-wanti Jokowi ke Kades terkait Pengelolaan Dana Desa

Orang nomor satu di Indonesia ini juga memastikan stok pangan cukup dan yang terpenting adalah menjaga harga pangan, jangan sampai naik terlalu tinggi, menjelang lebaran.

Presiden Jokowi juga membagikan bantuan tunai bagi pedagang di kedua pasar tersebut, yang diharapkan dapat meringankan beban pedagang yang terkena dampak pandemi Covid-19.

Editor: Kurniati Syahdan

Kirim pesan ke kami

Whatsapp
Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Kabar Baru Jam 11

Kabar Baru Jam 10

Kabar Baru Jam 8

Kabar Baru Jam 7

RAPBN 2023, Penanganan Pandemi Tak Lagi Jadi Prioritas?

Most Popular / Trending