Varian Baru Covid B117, Jokowi: Tidak Perlu Kuatir

"Dua orang yang terpapar varian baru tersebut saat ini sudah negatif, dan belum ada penelitian yang menunjukkan bahwa varian baru ini lebih mematikan.”

BERITA | RAGAM | NASIONAL

Jumat, 05 Mar 2021 09:44 WIB

Author

Dwi Reinjani, Yudha Satriawan

Varian Baru Covid B117,  Jokowi: Tidak Perlu Kuatir

Tangkapan layar Presiden Jokowi menjelaskan penanganan kasus Covid, Kamis (04/03). (Medsos Setpres)

KBR, Jakarta-     Presiden Joko Widodo meminta  masyarakat tidak khawatir dengan munculnya varian baru virus covid, B117 di tanah air. 

Sebelumnya Pemerintah mengumumkan temuan dua kasus baru pasien dengan mutasi covid-19  B117 di Karawang, Jawa Barat. Kedua orang yang sudah sembuh itu adalah tenaga kerja Indonesia (TKI) dari Arab Saudi. Mutasi virus B117 merupakan jenis baru yang berasal dari Inggris dan sudah mulai menyebar ke berbagai negara. 

“Saya mengimbau kepada bapak, ibu dan saudara-saudara semuanya untuk tidak perlu khawatir karena ditemukannya dua kasus positif covid-19 dengan mutasi virus Corona dari Inggris atau B117. Dua  orang yang terpapar varian baru tersebut saat ini sudah negatif, dan belum ada penelitian yang menunjukkan bahwa varian baru ini lebih mematikan.” Ujar Jokowi, dalam video resmi kanal Youtube Sekretariat Presiden, Kamis (05/03/2021).

Menurut Jokowi, penanganan atau pencegahan menyebarnya virus dengan varian baru tersebut sama dengan covid-19, yakni menerapkan protokol kesehatan secara ketat, mencuci tangan, menjaga jarak dan memakai masker. Hal tersebut menurut Jokowi telah dilakukan sejak awal, sehingga penyebaran virus seharusnya bisa lebih terkendali.

Sebelumnya Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo   mengatakan akan melakukan pengawasan dan pengetatan akses keluar masuk wilayahnya, termasuk  pelacakan untuk mencegah masuknya varian baru virus corona B117. Menurut Ganjar, akses keluar masuk kedatangan warga dari luar negeri di bandara dan pintu masuk lainnya perlu diperketat.

"Kita harapkan pemerintah pusat segera turun tangan, kita cari dan kita isolasi pasiennya, dan lakukan tracing secepatnya. Kita bisa lah, tim ahlinya meneliti, melihat agar kita segera mengantisipasi varian baru virus ini. Kita akan menjaga lebih ketat lagi pintu masuk dari luar negeri ke Indonesia, termasuk Jawa Tengah, karena itu kan virus dari luar negeri. Mudah-mudahan tidak tersebar." Ujar Ganjar saat meninjau   vaksinasi pedagang pasar Klewer, Kamis (4/3). 

Editor: Rony Sitanggang


Redaksi KBR juga mengajak untuk bersama melawan virus Covid-19. Selalu menerapkan protokol kesehatan dalam setiap kegiatan dengan 3M, yakni; Memakai Masker, Menjaga Jarak dan Mencuci Tangan dengan Sabun.

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NASIONAL

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 7

Ramai-ramai Mudik Dini

Ramadan (Masih) dalam Pandemi Covid-19

Kabar Baru Jam 8

Disability Right Fund (DRF) Mitra Disability People Organisation (DPO)