Kadin DKI: Pendapatan Usaha di Jakarta Turun 60 Persen

"Saat ini kita semua sangat memprihatinkan sekali, terutama dari teman-teman pariwisata yang mencakup di sini ada hotel, restoran."

BERITA | NASIONAL

Jumat, 27 Mar 2020 15:54 WIB

Author

Wahyu Setiawan, Adi Ahdiat

Kadin DKI: Pendapatan Usaha di Jakarta Turun 60 Persen

Pekerja membersihkan etalase sepatu di Plaza Indonesia, Jakarta (24/3/2020). Plaza Indonesia tutup sampai 3 April 2020 akibat wabah Covid-19. (Foto: ANTARA)

KBR, Jakarta - Ketua Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) DKI Jakarta Diana Dewi mengungkapkan wabah Covid-19 berdampak besar pada iklim usaha di ibu kota.

Ia menyebut persentase penurunan pendapatan usaha di Jakarta bahkan mencapai 60 persen. Semua sektor usaha tengah lesu, kecuali perusahaan-perusahaan yang menyediakan kebutuhan masyarakat sehari-hari.

"Itu saja, yang lainnya sudah semuanya dalam kondisi down," ungkap Dewi usai menyerahkan bantuan corporate social responsibility (CSR) ke Pemprov DKI di Pendopo Balai Kota, Jakarta, Jumat (27/3/2020).

Lihat Juga:

Ketua Kadin DKI Jakarta Diana Dewi menegaskan sektor usaha di Jakarta yang paling terpukul adalah pariwisata.

"Saat ini kita semua sangat memprihatinkan sekali, terutama dari teman-teman pariwisata yang mencakup di sini ada hotel, restoran. Ini yang sangat berdampak. Ditambah lagi saat ini dengan adanya work from home ini lebih (memprihatinkan) lagi," ujarnya. 

Dewi menyatakan Kadin terus meminta para pengusaha agar memaklumi kondisi pandemi Covid-19 ini. Ia juga berharap pemerintah bisa memberikan stimulus ekonomi yang berkeadilan bagi semua sektor usaha.

"Karena perusahaan kan tidak satu macam bidang, itu sifatnya heterogen. Kemudian yang kedua, saya berharap bahwa stimulus yang diberikan itu selain berkeadilan juga sesuai dengan kepentingan dari semua teman-teman," pungkasnya.

Hari ini, Jumat (27/3/2020), Kadin Jakarta bersama sejumlah pengusaha memberikan bantuan CSR penanggulangan Covid-19 kepada Pemprov DKI.

Bantuan yang diberikan berupa penyanitasi tangan, sarung tangan karet, beras, terigu, minyak goreng, hingga bilik sterilisasi. 


Editor: Rony Sitanggang

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NASIONAL

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 14

Yang Perlu Diketahui soal Dampak Ganja

Kabar Baru Jam 13

Filantropi Seni Pascapandemi

Kabar Baru Jam 12