OTT Suap Jabatan, KPK Sita Laptop di Rumah Romy

"Hingga malam tim juga ditugaskan lakukan penggeledahan di rumah RMY di Condet ,"

NASIONAL

Selasa, 19 Mar 2019 11:40 WIB

Author

Muthia Kusuma

OTT Suap Jabatan, KPK Sita Laptop di Rumah Romy

Ketum PPP Romahurmuziy mengenakan rompi tahanan usai pemeriksaan di gedung KPK, Jakarta, Sabtu (16/3/2019). (Foto: Antara)

KBR, Jakarta- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita laptop dari rumah Eks-Ketua Umum PPP Romahurmuziy. Juru bicara KPK Febri Diansyah mengatakan, laptop disita    penyidik usai  menggeledah rumah tersangka Romahurmuziy yang terletak di Condet, Jakarta Timur. 

"Tambahan informasi penggeledahan kemarin, selain melakukan penggeledahan di Kantor Kemenag dan DPP PPP, setelah itu hingga malam tim juga ditugaskan lakukan penggeledahan di rumah RMY di Condet. Dari lokasi tersebut  disita barang bukti  berupa laptop," ujar Febri dalam keterangan tertulisnya pada wartawan, Selasa (19/3/2019).

Sebelum menggeledah rumah Romahurmuziy, KPK terlebih dahulu menggeledah kantor  PPP, dan Kantor Kementerian Agama. Pada penggeledahan selama tujuh jam itu, KPK menyita  uang senilai ratusan juta rupiah dalam pecahan  rupiah dan dolar Amerika di ruang kerja Menteri Agama, Lukman Hakim Saifuddin, di Lapangan Banteng Barat, Jakarta Pusat. 

Sedangkan penggeledahan di DPP PPP, Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat, KPK menyita dokumen berisi informasi administrasi di ruang kerja Romahurmuziy saat menjabat Ketua Umum PPP, lalu ruang Bendahara Umum dan administrasi. Penyidik KPK membawa dua koper dokumen sitaan.

Sebelumnya Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan operasi tangkap tangan di Jawa Timur pada Jumat (15/0519). Besoknya, KPK menetapkan Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan Muhammad Romahurmuziy,   Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Jawa Timur Haris Hasanudin, dan Kepala Kantor Kementerian Agama Gresik Muhammad Muafaq Wirahadi  sebagai tersangka dalam kasus dugaan jual beli jabatan.

Editor: Rony Sitanggang

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NASIONAL

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 15

Season 2 - Eps 12. Malika

Ancaman Pada Kelompok Rentan dalam RKUHP

Kabar Baru Jam 14

Kabar Baru Jam 13