Menperin Minta Proyek Palapa Ring Pakai Komponen Lokal

"Masak yang sudah dihasilkan ini digunakan di luar negeri, di dalam negeri sendiri tidak digunakan?"

BERITA | NASIONAL

Jumat, 04 Mar 2016 17:38 WIB

Author

Dian Kurniati

Menperin Minta Proyek Palapa Ring Pakai Komponen Lokal

KBR, Jakarta– Kementerian Perindustrian  meminta proyek Palapa Ring memakai komponen buatan dalam negeri.  Menperin Saleh Husin  meminta menkominfo memerintahkan jajarannya menggunakan produk lokal.


“Kami sangat mengharapkan Komifo, dalam ini Pak Rudi untuk dapat memerintahkan jajaran di bawahnya untuk betul-betul dapat menggunakan produk dalam negeri yang sudah bisa dihasilkan untuk mendukung proyek ini. Bagaimana kita bisa mencintai bangsa kita dengan menggunakan produk-produk yang dihasilkan putera-puteri kita sendiri,” kata  Menperin Saleh Husin   di kantor Kemenko Perekonomian, Jumat (04/03/16). 

Saleh melanjutkan, "masak yang sudah dihasilkan ini digunakan di luar negeri, di dalam negeri sendiri tidak digunakan?"

Selain soal kecintaan pada negara, kata Saleh, penggunaan komponen proyek produksi dalam negeri juga akan mendorong industri fiber optik. Saleh berujar, sudah ada sepuluh perusahaan dalam negeri yang mampu memproduksi fiber optik sepanjang 1,6 juta kilometer per tahun. Sehingga, jika permintaan fiber optik lokal meningkat, serapan tenaga kerja di pabrik itu juga akan meningkat.

Proyek Palapa Ring menjadi salah satu Proyek Infrastruktur Strategis Nasional sebagai upaya pemerintah membangun ketersediaan infrastruktur layanan jaringan serat optik sebagai tulang punggung sistem telekomunikasi nasional. Layanan itu memungkinkan sistem komunikasi menghubungkan seluruh kota/kabupaten di seluruh Indonesia karena dibangun di daerah nonkomersial demi pemerata akses pita lebar (broadband).

Paket Palapa Ring Paket Tengah ini akan menjangkau Pulau Kalimantan, Pulau Sulawesi, dan Maluku Utara dengan panjang kabel optik 2700 kilometer. Proyek Palapa Ring Paket Tengah ini akan melengkapi proyek paket barat, yang menjangkau wilayah Riau dan Kepualauan Riau (termasuk Kepulauan Natuna) dengan panjang kabel optik 2.000 kilometer.


Hari ini, pemerintah menandatangani surat kerja sama pembangunan proyek Palapa Ring Paket Tengah bersama PT Len Telekomunikasi (konsorsium Pandawa Lima) dan PT Penjaminan Infrastruktur Indonesia (Persero). Pendanaan proyek itu murni dari swasta, sehingga tidak menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Sebagai bentuk jaminan kerja sama, PT. PII yang akan bertindak sebagai single window policy penyedia penjamin pemerintah untuk proyek yang dikerjasamakan dengan swasta. Total nilai ketiga proyek ini mencapai lebih 5 triliun rupiah.


Editor: Rony Sitanggang

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NASIONAL

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 20

Kabar Baru Jam 19

Kabar Baru Jam 18

Kabar Baru Jam 17

KPK Serukan Penerapan Sertifikasi Sistem Manajemen Antisuap