Menkop Usulkan 2 Koperasi Jadi Penyalur KUR

Omset Koperasi Kospin Jasa di Pelakongan tercatat sebesar Rp 4,5 triliun, sedangkan Koperasi Sidogiri di Pasuruan mencapai Rp 16 triliun.

BERITA | NASIONAL

Kamis, 10 Mar 2016 17:58 WIB

Author

Dian Kurniati

Menkop Usulkan 2 Koperasi Jadi Penyalur KUR

Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Anak Agung Gede Ngurah Puspayoga (kiri) memberi piala kepada pengusaha muda saat acara Anugerah Wirausaha Muda Mandiri (WMM) 2015 di Yogyakarta, Selasa (8/3).

KBR, Jakarta – Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah, Puspayoga mengusulkan 2 koperasi menjadi penyalur dana kredit usaha rakyat (KUR). Koperasi ini adalah Sidogiri di Pasuruan dan Kospin Jasa di Pekalongan. "Itu koperasinya sehat. Kita bina, kita awasi. Sudah jelas, ada pengawasannya, manajemennya bagaimana, anggota bagaimana, omset bagaimana, asetnya bagaimana, RAT enggak dia? Mudah-mudahan bisa disetujui untuk mempercepat serapan,” kata Puspayoga di kantor Kemenko Perekonomian, Kamis (10/03/16).

Puspayoga menjelaskan, dua koperasi ini beromset  triliunan Rupiah. Omset Koperasi Kospin Jasa di Pelakongan tercatat sebesar Rp 4,5 triliun, sedangkan Koperasi Sidogiri di Pasuruan mencapai Rp 16 triliun. Selain itu, dua koperasi ini juga rutin mengadakan rapat aggota tahunan (RAT) yang mengindikasikan pengelolaan koperasi berjalan baik.

Puspayoga meyakinkan, kebijakan itu akan mempercepat serapan dana KUR usaha kecil, mikro, dan menengah (UMKM), sehingga target penyaluran Rp 100 triliun segera tercapai.

Penyaluran KUR melalui koperasi tidak akan berbeda dengan perbankan yang sebelumnya telah ditunjuk. Bunga yang akan dibebankan tetaplah 9 persen, dan tanpa agunan untuk pinjaman maksimal Rp 25 juta.

Puspayoga berujar, penyerapan dana KUR tahun ini menunjukkan hasil yang baik. Pada Januari-Februari 2016, dana KUR yang terserap lebih dari Rp 18 triliun atau sesuai dengan target penyerapan Rp 9 triliun setiap bulan.

Tahun ini, pemerintah menambah jumlah penyalur KUR menjadi 19 bank dan 4 lembaga keuangan non-bank (LKNB). Penambahan jumlah lembaga penyalur itu untuk menyalurkan dana Rp 103.246 triliun, sejalan dengan target pemerintah sebesar Rp 100 triliun.  


Editor: Damar Fery Ardiyan

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NASIONAL

Kabar Baru Jam 11

Kabar Baru Jam 10

Kabar Baru Jam 8

Kabar Baru Jam 7

Membuat Minyak Goreng di Satu Harga