Bagikan:

Lapas Paledang Overload, Komisi III DPR Minta Dipindah ke Gunung Sindur

Komisi Hukum DPR RI meminta setengah tahanan Lapas Paledang, Kota Bogor dipindah ke Lapas Gunung Sindur.

BERITA | NASIONAL

Senin, 14 Mar 2016 12:40 WIB

Lapas Paledang Overload, Komisi III DPR Minta Dipindah ke Gunung Sindur

Ilustrasi Lembaga Pemasyarakatan. Foto: Antara

KBR, Bogor - Komisi Hukum DPR RI meminta setengah tahanan Lapas Paledang, Kota Bogor dipindah ke Lapas Gunung Sindur. Permintaan itu merupakan buntut dari kaburnya tujuh tahanan Lapas Paledang pada Minggu dinihari lalu.

Anggota Komisi Hukum DPR RI, TB Soenmandjaja mengatakan, dari hasil peninjauannya,  kondisi Lapas Paledang sudah kelebihan kapasitas. Terbukti dari 634 kapasitas yang seharusnya diisi, tetapi terdapat 976 tahanan yang ditampung di Lapas Paledang.

"Kalau dilihat ini lapas sudah tidak memadai lagi kapasitasnya. Yang kedua adanya petugas yang kurang. Lalu yang ketiga itu ya harus dipindah setengahnya ke lapas yang masih memadai," katanya usai melakukan peninjauan ke Lapas Paledang Kota Bogor, Senin (14/03/2016).

Soenmandjaja menambahkan, saat ini lapas yang masih memiliki daya tampung itu berada di Lapas Gunung Sindur, Kabupaten Bogor. Pihaknya akan berkoordinasi dengan Dirjen Lapas untuk melakukan pendistribusian tahanan, jika nantinya akan dilakukan pemindahan.

"Karena sudan overload di sini. Gunung Sindur yang masih bisa menampung," jelasnya.

Sebelumnya diketahui tujuh tahanan di Lapas Paledang, Kota Bogor kabur. Ketujuh tahanan itu kabur setelah berhasil menjebol teralis belakang yang diduga telah direncanakan.



Editor: Quinawaty Pasaribu
 

Kirim pesan ke kami

Whatsapp
Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NASIONAL

Kabar Baru Jam 11

Kabar Baru Jam 10

Kabar Baru Jam 8

Kabar Baru Jam 7

Rendahnya Serapan APBN hingga Penghujung 2022

Most Popular / Trending