Buruh Minta Jokowi Hentikan Kriminalisasi Puluhan Pendemo

Kasus ini akan disidangkan pada Senin (14/03) pekan depan di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.

BERITA | NASIONAL

Rabu, 09 Mar 2016 13:32 WIB

Author

Randyka Wijaya

Buruh Minta Jokowi Hentikan Kriminalisasi Puluhan Pendemo

Aktivis tuntut Presiden Jokowi hentikan kriminalisasi buruh, Rabu 9 Maret 2016. Foto: Randyka Wijaya

KBR, Jakarta - Sejumlah aktivis mendesak Presiden Jokowi segera menghentikan kasus kriminalisasi demo buruh pada 30 Oktober 2015. Dalam kasus itu, sebanyak 23 buruh, 2 pengacara Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Jakarta dan seorang mahasiswa ditetapkan tersangka oleh Polda Metro Jaya.

Menurut Presiden Konfederasi Serikat Buruh Indonesia (KSPI) Said Iqbal, Jokowi mampu menghentikan kasus kriminalisasi tersebut.

"Presiden Jokowi untuk benar-benar memerhatikan kriminalisasi ataupun intimidasi ataupun cara-cara Orde Baru menggunakan alat keamanan khususnya Polisi sebagai alat gebuk untuk membungkam perjuangan kaum buruh, kaum guru honor, aktivis itu dihentikan," Kata Said Iqbal di kantor LBH Jakarta, Rabu (09/03/2016).

Kasus ini akan disidangkan pada Senin (14/03) pekan depan di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.

Sebelumnya, buruh menuntut pencabutan Peraturan Pemerintah (PP) No. 78 Tahun 2015 tentang Pengupahan. PP itu dianggap mendukung upah murah bagi buruh. Di sisi lain, pemerintah sedang merancang pengampunan pajak bagi pengusaha melalui RUU Tax Amnesty. 

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NASIONAL

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 15

Kabar Baru Jam 14

Kabar Baru Jam 13

Kabar Baru Jam 12

Kabar Baru Jam 11