Walau Bencana Marak, Bulog Klaim Stok Beras Aman

Badan Urusan Logistik (Bulog) mengklaim bencana yang terjadi di sejumlah wilayah tidak memengaruhi ketersediaan atau stok beras nasional.

NASIONAL

Selasa, 04 Mar 2014 20:33 WIB

Author

Teddy Rumengan

Walau Bencana Marak, Bulog Klaim Stok Beras Aman

Bencana, Bulog, Stok Beras Aman

KBR68H, Balikpapan - Badan Urusan Logistik (Bulog) mengklaim bencana yang terjadi di sejumlah wilayah tidak memengaruhi ketersediaan atau stok beras nasional.

Direktur Utama Bulog, Sutarto Alimoeso memastikan, stok beras saat ini  tidak mengalami kekurangan. Sebab setiap tahunnya, pengadaan beras nasional mencapai 3,5 juta ton. Sementara tahun ini pun, target beras masih di angka yang sama. Menurutnya, bencana yang terjadi seperti banjir, sudah menjadi bencana tahunan. Bahkan kata dia, bencana banjir maupun kekeringan selalu menghantam daerah-daearah yang selama ini menjadi lumbung padi nasional di Pulau Jawa.

"Kita melihat yang namanya banjir, ada kekeringan , kemungkinan-kemungkinan itu yang harus diantisipasi, suapay kita cukup lah, ketersediaan pangan. Tapi kalau sampai hari ini pada dasarnya kita cukup. Tahun lalu (pengadaan beras nasiona) lebih dari 3,5 juta ton," kata Sutarto Alimoeso.

Direktur Utama Bulog, Sutarto Alimoeso berharap, Pemerintah lebih konsen mengatasi bencana banjir, kekeringan maupun bencana lainnya, sehingga produksi padi nasional tidak terpengaruh.

Produksi Beras di Kalimantan

Terkait dengan produksi beras daerah-daerah di Kalimantan, menurut Sutarto,  masih sangat rendah dan belum mampu memberikan kontribusi bagi, nasional.

Dirut Bulog Sutarto Alimoesa mengatakan, hingga kini produksi beras di Kalimantan masih dibawah 5 persen.

"Kalimantan itu kecil, ada kecil, Kalimantan ya kalau di jumlah juga kecil, paling-paling ya 5 persen kira-kira, dibawah 5 persen malahan Kalimantan karena yang besar itu Kalsel Kalteng saja, Kalbar itu hampir tidak ada, Kaltim sedikit,” jelas Sutarto.

Dirut Bulog Sutarto Alimoesa menambahkan, hingga kini Pulau Jawa masih menjadi lumbung padi nasional, karena menyumbang hingga 60 persen dan Jawa Timur menjadi provinsi yang menyumbang tertinggi higga 30 persen pengadaan beras bagi Bulog.

Editor: Anto Sidharta

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NASIONAL

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 7

Inisiatif Daur Pangan di Masa Pandemi

Mama 'AW': Menerobos Semak Berduri

Kabar Baru Jam 8

Waspada Peningkatan Kekerasan terhadap Perempuan di Dunia Siber