UI Batalkan Seminar Membangun Indonesia Liberal

KBR68H, Jakarta

NASIONAL

Rabu, 12 Mar 2014 16:21 WIB

Author

Luviana

UI Batalkan Seminar Membangun Indonesia Liberal

UI, seminar, liberal


KBR68H, Jakarta
– Universitas Indonesia membatalkan pelaksanaan seminar berjudul “Membangun Indonesia Liberal: Mengkaji Ulang Perspektif dan Ideologi Liberal untuk Kemajuan Indonesia”.

Seminar itu sedianya dilaksanakan besok, Kamis (13/3) oleh sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Universitas Indonesia Liberalism and Democracy Study Club (UILDSC) di auditorium Perpustakaan UI.

Pemberitahuan pembatalan baru diterima UILDSC pada hari Selasa (11/3).

Lewat akun Twitter @KemahasiswaanUI, Direktur Kemahasiswaan UI Arman Nefi membantah kalau mereka membubarkan diskusi lantaran tidak sepakat dengan tema diskusi, melainkan karena UILDSC bukan bagian dari Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM). 

“UILDSC bukan seperti UKM. Jadi tidak ada kewenangan dari kami untuk mengeluarkan izin kegiatan,” kata Arman.

Namun karena klub studi itu menggunakan nama Universitas Indonesia, karena itu tetap dirasa perlu ada izin kegiatan dari Direktur Kemahasiswaan.

“Karena masuk kriteria organisasi di luar organisasi kemahasiswaan UI yang resmi atau meyakinkan dan UILDSC tidak pernah mengajukan izin kegiatan ke Dirmawa (Direktur Kemahasiswaan – red).”

Namun menurut salah satu panitia seminar, Gusti Raganata, mahasiswa FISIP UI Jurusan Ilmu Politik angkatan 2010, alasan pembatalan tidak masuk akal. Apalagi ini bukan kali pertama bagi UILDSC melakukan acara di UI. Kelompok belajar ini kerap menggelar diskusi kecil di kampus FISIP.

Menurut Gusti, mereka memang tidak mengajukan izin kegiatan kepada Direktur Kemahasiswaan (Dirmawa) karena UILDSC memang bukan UKM (Unit Kegiatan Kemahasiswaan), melainkan sebuah kelompok studi.

Gusti menambahkan kalau UILDSC sebelumnya sudah mengantongi surat izin untuk menyelenggarakan seminar. Kelompok ini bahkan sudah membayar Rp 2,5 juta rupiah untuk penggunaan fasilitas ruangan di Perpustakaan UI untuk diskusi. Teknis penyewaan ruangan ini sudah dibahas sejak 3 minggu lalu.

Ketika bukti pembayaran sewa ruangan akan dilakukan, UILDSC mendatangi Direktur Fasilitas Umum UI. Dalam pembicaraan selama 30 menit yang direkam, Direktur Fasilitas Umum mengaku dihubungi langsung oleh Direktur Kemahasiswaan untuk melakukan pembatalan sepihak.

Gusti justru curiga kalau diskusi dibatalkan lantaran mengambil topik liberal.

"Ada banyak orang tidak suka ketika kita memakai kata liberal sebagai topik diskusi."

"Kami punya bukti pembayaran dan bukti yang menyatakan bahwa pihak UI memang tidak setuju karena mengambil topik liberal ini," ujar Gusti seraya menambahkan kalau mereka punya bukti rekaman tersebut.

Universitas Indonesia Liberalism and Democracy Study Club (UILDSC) mengaku akan tetap menggelar seminar ini besok sesuai jadwal dan masih mencari ruangan.

Seminar ini mengundang pembicara diantaranya dosen Filsafat UI Rocky Gerung, aktivis Jaringan Islam Liberal (JIL) Novriantoni Kahar, Dosen Ekonomi UI Berly Martawardaya serta aktivis UILDSC M. Luthfi. Sudah ada 150-an orang yang mendaftar sebagai peserta seminar.


Editor: Citra Dyah Prastuti
 

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NASIONAL

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 20

Kabar Baru Jam 19

Kabar Baru Jam 18

Kabar Baru Jam 17

Aliansi Mahasiswa Papua Tolak Pertemuan Jokowi-Tokoh Papua