Mahfud MD: Habieb Rizieq itu Sangat Lembut

Bekas Ketua Mahkamah Konstitusi Mahfud MD memuji tokoh ormas Islam intoleran FPI Habib Rizieq sebagai orang yang berperilaku lembut.

NASIONAL

Selasa, 04 Mar 2014 21:40 WIB

Author

Guruh Dwi Riyanto

Mahfud MD: Habieb Rizieq itu Sangat Lembut

Mahfud MD, Habieb Rizieq

KBR68H, Jakarta - Bekas Ketua Mahkamah Konstitusi Mahfud MD memuji tokoh ormas Islam intoleran FPI Habib Rizieq sebagai orang yang berperilaku lembut.

Menurut tokoh Nahdatul Ulama yang digadang-gadang sebagai calon presiden itu, Habib Rizieq telah salah dikenal orang.

"Orang awam mungkin menganggap Habib Rizieq itu orang keras dan berangasan. Tapi, orangnya ternyata sangat lembut," ujar Mahfud di Jakarta, Selasa (4/3).

Mahfud menambahkan, orang akan segera merubah persepsi itu setelah bertemu dengan imam besar seumur hidup dari ormas FPI itu.

"Sampai orang-orang yang pernah berkenalan dengan Habib Rizieq itu kagum, kenapa orang mencitrakan Habib Rizieq itu sebagai orang keras? Orangya selalu lembut dan selalu santun. Tidak pernah berbicara dengan suara keras," pungkas Mahfud.

Habieb Rizieq merupakan bekas Ketua Ormas Islam radikal FPI. Namun, Musyawarah Nasional FPI III tahun lalu mengangkat ia menjadi imam besar seumur hidup.

Pada 2008, Habieb Rizieq sempat divonis penjara 1,5 tahun karena melakukan kekerasan di lapangan Monas. Pada Juni 2008,  Rizieq yang ketika itu menjabat ketua FPI bersama ratusan anggotanya menyerang unjuk rasa puluhan orang yang menamakan diri Aliansi Kebangsaan untuk Kebebasan Beragama dan Berkeyakinan.

Editor: Anto Sidharta

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NASIONAL

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 20

Kabar Baru Jam 19

Kabar Baru Jam 18

Kabar Baru Jam 17

Perkara Anak Tersangka Kerusuhan 22 Mei Diminta Diselesaikan di Luar Pengadilan