Komnas Pengendalian Tembakau: Stop Impor Tembakau!

Komisi Nasional Pengendalian Tembakau (Komnas PT) mendesak pemerintah mengentikan impor tembakau. Ketua Dewan Penasehat Komnas Perlindungan Tembakau, Kartono Mohammad mengatakan, impor tembakau yang lebih dari 100 ribu ton per tahun telah memicu pertumbu

NASIONAL

Senin, 03 Mar 2014 19:37 WIB

Author

Abu Pane

Komnas Pengendalian Tembakau: Stop Impor Tembakau!

Komnas Pengendalian Tembakau, Impor Tembakau

KBR68H, Jakarta - Komisi Nasional Pengendalian Tembakau (Komnas PT) mendesak pemerintah mengentikan impor tembakau.

Ketua Dewan Penasehat Komnas Perlindungan Tembakau, Kartono Mohammad mengatakan, impor tembakau yang lebih dari 100 ribu ton per tahun telah memicu pertumbuhan konsumen rokok. Jika impor terus dibiarkan, program pengurangan konsumen rokok tidak akan berhasil.

"Lebih dari 50 persen kebutuhan tembakau Indonesia adalah impor. Dari Turki, Cina, India dan Zimbabwe. Itu tembakaunya, kalau rokoknya dari mana-mana. Masuknya kan bisa macam-macam. Sebagian besar rokok putih kan impor tembakaunya," ujar Kartono di Jakarta, Senin (3/3).

Sebelumnya dilaporkan jumlah impor tembakau pada 2012 mencapai 137 ribu ton. Jumlah tersebut meningkat dibanding tahun sebelumnya yang mencapai 106 ribu ton. Kata dia, tanpa impor tembakau saja, jumlah perokok di Indonesia masih sulit dikurangi.

Editor: Anto Sidharta

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NASIONAL

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 20

Kabar Baru Jam 19

Kabar Baru Jam 18

Kabar Baru Jam 17

Polisi Sebut Pelaku Bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan Beraksi Sendiri