Komisi Hukum Kecewa pada 4 Calon Hakim MK

KBR68H, Jakarta - Komisi Hukum DPR mengaku kecewa kepada empat calon hakim konstitusi yang menjalani tes hari ini.

NASIONAL

Senin, 03 Mar 2014 22:10 WIB

Author

Rio Tuasikal

Komisi Hukum Kecewa pada 4 Calon Hakim MK

hakim mk, seleksi, komisi hukum

KBR68H, Jakarta - Komisi Hukum DPR mengaku kecewa kepada empat calon hakim konstitusi yang menjalani tes hari ini. Keempat calon itu di antaranya Doktor Tata Negara dari UNPAD, Bandung Atma Suganda, Politisi PPP Dimyati Natakusuma, dan Dosen Universitas Indonesia Edie Toet Hendratno. Wakil Ketua Komisi Hukum DPR, Tjatur Sapto Edi mengatakan, keempat calon hakim itu tidak memiliki kualitas luar biasa. Sehingga Komisi pun kata dia, akan menunggu rekomendasi dari tim pakar. (Baca: Tim Pakar Seleksi Hakim MK Dititipin Pertanyaan)

"Ya kalau kecewa ya bagaimana, kan (pendaftaran hakim MK) sudah dibuka seluas-luasnya, tapi yang daftar orang-orang itu saja. Kita belum fit and proper test semuanya, jadi kita belum bisa ambil kesimpulan. Kita lihat sampai Rabu nanti mudah-mudahan ada mutiara tersembunyi yang muncul," kata Tjatur saat dihubungi KBR68H, Senin (3/3) malam.

Wakil Ketua Komisi Hukum DPR, Tjatur Sapto Edy menambahkan, Komisi akan membiarkan tim pakar untuk menyeleksi para calon hakim. Sementara, pihaknya akan mempertimbangkan rekomendasi tim pakar untuk menentukan hasil tes para calon hakim konstitusi. Sementara itu, besok, Komisi Hukum akan melakukan tes terhadap lima calon hakim. Kata dia, Komisi mencari calon yang cakap dalam tata negara, punya integritas, dan mampu bersikap adil. Sedangkan pada hari terakhir, Komisi Hukum akan menerima rekomendasi dari tim pakar dan akan mengumumkan hasil seleksinya malam itu juga.

Editor: Nanda Hidayat

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NASIONAL

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 7

Inisiatif Daur Pangan di Masa Pandemi

Mama 'AW': Menerobos Semak Berduri

Kabar Baru Jam 8

Waspada Peningkatan Kekerasan terhadap Perempuan di Dunia Siber