FUI: Pembangunan Gereja St. Stanislaus Berlanjut, Kami Tak Jamin Keamanannya

KBR68H, Jakarta - Forum Umat Islam (FUI) tak menjamin warga yang kontra pembangunan gereja St. Stanislaus Kostka Kranggan akan berbuat onar kalau bangunan gereja tetap dilanjutkan

NASIONAL

Sabtu, 22 Mar 2014 11:18 WIB

Author

Wiwik Ermawati

FUI: Pembangunan Gereja St. Stanislaus Berlanjut, Kami Tak Jamin Keamanannya

stanislaus, FUI, gereja, bekasi

KBR68H, Jakarta - Forum Umat Islam (FUI) meminta semua pihak tak menyalahkan sebagian warga yang kontra pembangunan gereja St. Stanislaus Kostka Kranggan akan berbuat onar kalau bangunan gereja tetap dilanjutkan. Ketua Forum Umat Islam (FUI) Bekasi Bernard Abdul Jabbar mengatakan, PTUN Bandung telah mencabut Izin Membangun Bangunan (IMB) gereja.

"Jangan salahkan masyarakat di situ menjadi marah kemudian anarkis dan sebagainya. Ini karena memang ada upaya-upaya, tapi kan umat Islam tidak begitu, karena ini sudah melalui hukum, maka prosesnya harus kita patuhi bersama. Makanya di kedua belah pihak juga harus sama-sama harus mengerti. Kalau saat ini keputusan tidak boleh melakukan pembangunan karena izinnya sudah dicabut pada waktu di pengadilan. Dan kegiatan apapun di gereja tidak kemudian dibenarkan," kata Benard saat dihubungi KBR68H

Ketua Forum Umat Islam (FUI) Bekasi Bernard Abdul Jabbar mempersilahkan kalau pihak gereja untuk mengajukan banding terhadap putusan tersebut.


Hari ini seratusan orang dari Forum Umat Islam (FUI) mengancam menyegel Gereja St. Stanislaus Kostka Kranggan, Jatisampurna, Bekasi Jawa Barat. Salah satu tuntutan yang mereka inginkan yaitu penghentian pembangunan gereja. Saat demonstrasi berlangsung, puluhan jemaat masih berada di dalam gereja untuk menjalankan ibadah. Mereka meyakini menjalankan ibadah merupakan hak warga negara yang dijamin negara.

Editor: M Irham

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NASIONAL

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 20

Kabar Baru Jam 19

Kabar Baru Jam 18

Kabar Baru Jam 17

Masyarakat Sipil Tolak Rencana Amandemen UUD 1945