Dicoret dari Sea Games, Persatuan Angkat Besi Minta KOI Lobi Singapura

KBR68h, Jakarta - Persatuan Angkat Besi, Berat, dan Binaraga Seluruh Indonesia (PABBSI) meminta Komite Olimpiade Indonesia (KOI) melibatkan PABBSI dalam melobi Singapura untuk memasukkan cabang olahraga angkat besi dalam Sea Games 2015 mendatang.

NASIONAL

Minggu, 30 Mar 2014 14:14 WIB

Author

Khusnul Khotimah

Dicoret dari Sea Games, Persatuan Angkat Besi Minta KOI Lobi Singapura

Sea Games, Angkat Besi, KOI, Singapura

KBR68h, Jakarta - Persatuan Angkat Besi, Berat, dan Binaraga Seluruh Indonesia (PABBSI) meminta Komite Olimpiade Indonesia (KOI) melibatkan PABBSI dalam melobi Singapura untuk memasukkan cabang olahraga angkat besi dalam Sea Games 2015 mendatang. Wakil Sekretaris Umum PABBSI Sonny Kasiran mengatakan, selama ini pihaknya kurang dilibatkan dalam memperjuangkan hal itu. Padahal PABBSI merupakan mitra dan bukan bawahan KOI.

“Yang paling terakhir kita lakukan itu rapat di Thailand. Hasilnya ya tidak ada karena kita hanya rapat sebatas negara angkat besi saja, yang memutuskan kan KOI-nya Singapura. Kita hanya bisa menunggu, “ kata Wakil Sekretaris Umum PABBSI Sonny Kasiran.

Wakil Sekretaris Umum PABBSI, Sonny Kasiran mengaku telah merangkul federasi angkat besi negara-negara di Asia Tenggara seperti Malaysia, Thailand, dan Filipina untuk melobi Singapura. Negara-negara tersebut pun berharap agar Singapura memasukkan cabang olahraga angkat besi dalam Sea Games 2015. Singapura beralasan, tidak dimasukkannya cabang olahraga angkat besi dikarenakan tidak sesuai dengan kultur tuan rumah. (Baca: Tak Digaji, Pelatih Angkat Besi Asal Cina Berhenti)



Editor: Rumondang Nainggolan

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NASIONAL

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 11

Kabar Baru Jam 10

Menyoal Krisis Iklim di Mata Generasi Muda

Pakar Peringati Ketersediaan Infrastruktur Kesehatan Jika Kasus Covid-19 Meningkat

Kabar Baru Jam 8