2,5 Juta Hak Pilih Orang Gangguan Jiwa Terancam Hilang

NASIONAL

Kamis, 20 Mar 2014 14:05 WIB

Author

Erric Permana

2,5 Juta Hak Pilih Orang Gangguan Jiwa Terancam Hilang

pemilu, gangguan jiwa, Perhimpunan Jiwa Sehat

KBR68H, Jakarta– Perhimpunan Jiwa Sehat PJS memperkirakan ada 2,5 juta hak pilih orang yang mengalami gangguan jiwa, terancam hilang. Padahal menurut Ketua PJS Yeni Rosa, orang yang mengalami gangguan jiwa bisa dipulihkan dan menggunakan hak pilihnya. Meski demikian, KPU berjanji kepada PJS untuk memperbaiki nama-nama yang sudah dicoret dari DPT dan bisa menggunakan hak pilihnya. Untuk memastikan hal itu, PJS meminta Bawaslu untuk mengawal janji KPU tersebut.

“Prevalensi Schizofrenia ini kan tinggi sekali yah, sekitar 1 persen menurut WHO. Jadi kalau kita mengikuti prevalensi WHO di Indonesia ini ada 2,5 juta orang yang mengidap. Gangguan ini bisa ditangani dengan baik walaupun tidak bisa hilang tapi bisa terkontrol. Masalahnya kan stigma nya putus harapan, bukan manusia lagi, bukan warga negara sehingga tidak mendapatkan pilih.”

Ketua Perhimpunan Jiwa Sehat PJS Yeni Rosa menambahkan KPU juga mengklaim bakal mendata ulang warga yang berada di Panti Sosial dan pasien-pasien gangguan jiwa yang berada di rumah sakit. PJS berharap dalam waktu yang singkat ini KPU bisa menepati janjinya.

Editor: Dimas Rizky

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NASIONAL

Most Popular / Trending

Akibat Pandemi, Angka Kehamilan dan Pernikahan di Jepang Turun

Survive Corona ala Gue

Bias Kognitif Dalam Masyarakat Saat Pandemi

Eps4. Berhitung Plastik pada Kopi Senja

Seribu Jalan Penolak Undang-undang Cipta Kerja