Pengamat: Bawang Mahal karena Pemerintah Malas Manfaatkan Teknologi

Melambungnya harga bawang putih akibat cuaca dinilai akibat pemerintah tak pernah serius memanfaatkan teknologi pertanian.

NASIONAL

Kamis, 14 Mar 2013 20:06 WIB

Author

Khusnul Khotimah

Pengamat: Bawang Mahal karena Pemerintah Malas Manfaatkan Teknologi

bawang putih

KBR68H, Jakarta - Melambungnya harga bawang putih akibat cuaca dinilai akibat pemerintah tak pernah serius memanfaatkan teknologi pertanian. Ketua Komite Inovasi Nasional (KIN) Zuhal mengatakan, pemerintah terkesan enggan membuka lahan baru untuk pengembangan pertanian, dengan alasan kurang subur. Padahal ada teknologi biomolekuler yang mampu mengubah lahan kurang subur menjadi subur.

“Jawa yang subur pertaniannya dipenuh sesakkan oleh pembangunan Industri sehingga lahan-lahan pertanian harus dikurangi dan bergerak ke daerah-daerah yang kurang subur. Itu pun bisa di atasi dengan teknologi. dan kemudian pertanian itu digeser ke daerah yang tidak subur. Itu bisa diakali dnegan teknologi. Ahli-ahli kita malah lari ke Filipinana yang menciptakan bibit unggul untuk padi," jelas Ketua Komite Inovasi Nasional (KIN), Zuhal.

Harga bawah putih di beberapa daerah ada yang mencapai Rp 100.000 per kilogram. Kenaikan harga ini akibat cuaca ekstrem yang menyebabkan daerah penghasil bawang paceklik. Diperkirakan petani Jawa Tengah baru akan panen bawang pada Juni-Juli tahun ini.

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NASIONAL

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 19

Kabar Baru Jam 18

Kabar Baru Jam 17

DPR Desak Menteri BUMN Evaluasi Total BUMN

Perempuan dan Anak Dalam Pusaran Terorisme