covid-19

Pemerintah Evaluasi Pemberian Pajak Bea Masuk untuk Perusahaaan Jepang

Pemerintah mencatat, sejak 2011 nilai bea masuk dari eksportir asal Jepang menurun hingga Rp 50-an miliar, mejadi Rp 340-an miliar. Ini adalah catatan hasil evaluasi Kementerian Perindustrian terkait pembebasan pajak bea masuk melalui skema User Spesific

NASIONAL

Senin, 11 Mar 2013 14:33 WIB

Pemerintah Evaluasi Pemberian Pajak Bea Masuk untuk Perusahaaan Jepang

pajak, bea masuk, jepang, pemerintah, evaluasi

KBR68H, Jakarta - Pemerintah mencatat, sejak 2011 nilai bea masuk dari eksportir asal Jepang menurun hingga  Rp 50-an miliar, mejadi Rp 340-an miliar. Ini adalah catatan hasil evaluasi Kementerian Perindustrian terkait pembebasan pajak bea masuk melalui skema User Spesific Duty Free Scheme (USDFS) untuk eksportir Jepang.

Catatan lainnya adalah jumlah perusahaan Jepang pengikut USDFS juga terus turun sejak 2010 lalu. Direktur Jenderal Kerjasama Industrial Internasional Agus Tjahajana Wirakusumah mengatakan, pihaknya akan mencarikan solusi perbaikan penurunan itu.

"Perkembangan MEDEC-nya apa, kemudian bagaimana kerjasama ini yang sudah dilakukan. Kemudian kita melihat bagaimana pemberian USDFS. Tadi dilaporkan oleh PTSI, yang terakhir ini dilihat perdagangan secara total. dari perdagangan 5 tahun itu kita lihat perdagangan, mana yang melah kita perbaiki," kata Agus di Kantor Kemenperin Jakarta, Senin (11/3).

Direktur Jenderal Kerjasama Industrial Internasional Agus Tjahajana Wirakusumah menambahkan, Kemenperin juga akan mempertimbangkan kelanjutan kerjasama Indonesia-Jepang lewat JI-EPA. Sebab kerjasama itu akan dihentikan jika Investasi Jepang ke Indonesia dan Ekspor Indonesia ke Jepang tidak meningkat.

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NASIONAL

Kabar Baru Jam 12

Kabar Baru Jam 11

Kabar Baru Jam 10

Kabar Baru Jam 8

Kabar Baru Jam 7