KPPU Panggil Tiga Importir Bawang

KBR68H, Jakarta - Komisi Pengawasan Persaingan Usaha KPPU hari ini kembali memanggil 3 importir terduga pelaku praktik kartel bawang putih.

NASIONAL

Kamis, 28 Mar 2013 14:04 WIB

Author

Eli Kamilah

KPPU Panggil Tiga Importir Bawang

KPPU, importir, bawang

KBR68H, Jakarta - Komisi Pengawasan Persaingan Usaha KPPU hari ini kembali memanggil 3 importir terduga pelaku praktik kartel bawang putih. Mereka adalah perusahaan dengan inisial  PT IA, PT MJ, dan PT LP. Anggota KPPU Kamser Lumbanradja mengatakan, jika menemukan pelanggaran hukum, lembaganya  bakal melaporkan kasus tersebut ke instansi terkait semisal KPK atau kepolisian.

"Ya sudah ada list di staf kita, PT yang akan dipanggil. Mereka akan melanjutkan itu sampai mereka merasa cukup. kemarin sudah dipanggil dua, hari ini tiga, sesuai dengan perkembangan yang dinilai investigator kita. Logikanya juga mereka akan meneruskan pemanggilan ke pihak lain, setelah perusahaan, kita akan mengundang pihak pemerintah."kata Kamser di Kantor KPPU, 28/03.

Sebelumnya, KPPU sudah memeriksa dua importir bawang putih yaitu PT Ridho Sribumi Sejahtera dan dan PT Lika Dayatama, Jumat pekan lalu. Pemeriksaan importir bawang putih dilakukan KPPU untuk mencari bukti dugaan praktek kartel bawang, yang menyebabkan harga bawang putih melonjak drastis.

Hingga kini, harga bawang di pasaran masih di level 30 ribu rupiah. Para importir diduga menahan pasokan bawang agar meraih keuntungan besar pada saat harga komoditi pokok itu berada di posisi paling tinggi.

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NASIONAL

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 7

Jurus Antipunah Episode Ekonomi Lestari Lewat Wirausaha Sosial

Pengenaan PPN Pada Sembako, Tepatkah?

Kabar Baru Jam 8

Pengetatan Pelaku Perjalanan Internasional Cukup Kuat?