Kontras : Tim Independen Untuk Kasus Lapas Cebongan !

LSM hak asasi manusia Kontras meminta Presiden Susilo Bambang Yudhoyono membentuk tim independen untuk mengusut kasus penyerangan penjara Cebongan, Sleman Yogyakarta.

NASIONAL

Sabtu, 30 Mar 2013 15:26 WIB

Author

Erric Permana

Kontras : Tim Independen Untuk Kasus Lapas Cebongan !

kontras, lapas, kopasus

KBR68H, Jakarta – LSM hak asasi manusia Kontras meminta Presiden Susilo Bambang Yudhoyono membentuk tim independen untuk  mengusut kasus penyerangan penjara Cebongan, Sleman Yogyakarta. Koordinator Kontras Haris Azhar mengatakan,  tujuannya  untuk mengkoordinasi menyusul banyaknya tim investigasi yang dibentuk oleh sejumlah institusi. Seprti, Komisi Kepolisian Nasional, TNI Angkatan Darat dan Kepolisian Indonesia. Selain itu,  untuk mengantisipasi intervensi dari salah satu institusi tersebut.

“ ini kan kaya adu balap tim investigasi. Lebih baiknya semua niat baiknya dikoordinasikan dalam sebuah time lit, ini sudah masuk ke satu keresahan publik yah yang harusnya Presiden mengambil satu perhatian yang serius untuk mengawal kasus ini. Ini kan penyerangan masuk ke LP kalau misalkan masuk istana ?” ujar Haris saat dihubungi KBR68H.

Komnas HAM gagal memeriksa anggoata kopasus dalam kasus ini. pasalnya, lembaga itu tidak memeroleh ijin dari Kasad dan Panglima TNI. Sementara Senin lusa, Komnash HAM berencana menyerahkan surat izin pemeriksaan itu. Belasan orang bersenjata lengkap menyerang masuk penjara Cebongan, Sleman, Yogyakarta beberapa waktu lalu. Setelah berhasil masuk, belasan orang tersebut mengeksekusi empat tahanan tersangka pembunuhan anggota Komando Pasukan Khusus (Kopassus). Selang beberapa waktu, sejumlah institusi membuat tim investigasi untuk mengungkap kasus ini karena diduga adanya keterlibat TNI.

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NASIONAL

Most Popular / Trending

RS di Jalur Gaza Kewalahan Tampung Pasien Covid-19

Kabar Baru Jam 7

Kisah Pendamping Program Keluarga Harapan Edukasi Warga Cegah Stunting

Siapkah Sekolah Kembali Tatap Muka?

Eps8. Food Waste