JATAM Tuntut Pemerintah Audit Menyeluruh Kerusakan Lingkungan

Jaringan Advokasi Tambang (JATAM) menuntut Kementerian ESDM dan Kementerian Lingkungan Hidup mengaudit menyeluruh terhadap kerusakan lingkungan akibat tambang

NASIONAL

Jumat, 29 Mar 2013 09:28 WIB

Author

Sasmito

JATAM Tuntut Pemerintah Audit Menyeluruh Kerusakan Lingkungan

JATAM, kerusakan lingkungan, audit

 KBR68H, Jakarta - Jaringan Advokasi Tambang (JATAM) menuntut Kementerian ESDM dan Kementerian Lingkungan Hidup mengaudit menyeluruh terhadap kerusakan lingkungan akibat tambang. Aktivis JATAM, Harris Balubun mengatakan, sebagian besar kerusakan lingkungan di Indonesia disebabkan sektor pertambangan. Ditambah lagi, kata Harris, sebanyak 3,9 juta hektar luas perizinan tambang masih tumpang tindih dengan kawasan hutan.

“Kepada ESDM dan Kementerian Lingkungan Hidup, merekalah yang harus lebih getol melakukan audit lingkungan. Terutama ESDM atas ijin dan eksplorasi tambang di tanah air yang sudah semakin massif dan frontal. Dan kerusakan lingkungan yang sudah semakin besar. Dan ESDM juga semakin sigap dalam melakukan audit lingkungan.”jelas Harris Balubun saat dihubungi KBR68H.

Aktivis JATAM, Harris Balubun menambahkan, izin pertambangan Indonesia sudah mencapai 149 juta hektar. Jumlah tersebut sudah mencapai 44 persen daratan yang diperuntukkan tambang. Oleh karenanya, JATAM meminta tidak setengah-setengah dalam melakukan audit kerusakan lingkungan akibat tambang.

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NASIONAL

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 19

Kabar Baru Jam 18

Kabar Baru Jam 17

DPR Desak Menteri BUMN Evaluasi Total BUMN

Perempuan dan Anak Dalam Pusaran Terorisme