HKTI Desak Kuota Impor Diganti Tarif Bea Masuk

Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) mendesak pemerintah untuk mengganti sistem kuota impor produk pangan dengan tarif bea masuk.

NASIONAL

Senin, 25 Mar 2013 20:21 WIB

Author

Sasmito

HKTI Desak Kuota Impor Diganti Tarif Bea Masuk

bea masuk, kuota impor, hkti

KBR68H, Jakarta - Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) mendesak pemerintah untuk mengganti sistem kuota impor produk pangan dengan tarif bea masuk.

Ketua Harian HKTI, Sutrisno Iwantono mengatakan, sistem kuota impor selama ini terbukti hanya dimonopoli oleh importir besar. Akibatnya, Kata Sutrisno, para importir besar bisa dengan mudah melakukan kartel lewat impor produk pangan.

"Jalan keluarnya adalah membuat pasar bersaing. Jadi bukan 14 yang impor, tapi bikin saja 200 kalau perlu. Kalau importirnya 200 tidak mungkin mereka bersekongkol menaikkan harga. Jadi kalau 14 bisa mereka bisa berkolusi. Tapi kalau 200 satu orang menaikkan, yang lainnya akan menurunkan.karena perang harga,” ujar Sutrisno

Ketua Harian HKTI, Sutrisno Iwantono menambahkan tarif bea masuk juga dapat melindungi petani saat panen raya. Salah satu caranya yaitu dengan menaikkan tarif bea masuk yang tinggi. Diharapkan dengan penerapan tarif bea masuk harga produk petani mampu bersaing dengan produk impor. Tidak seperti sekarang, petani rugi karena pemerintah melakukan impor saat panen raya.

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NASIONAL

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 10

What's Up Indonesia

Kesepakatan Batas Usia Perkawinan

Newsbeat

Kabar Baru Jam 8