Ani Yudhoyono Didukung Banyak DPD untuk Jadi Ketum Demokrat

Nama Ani Yudhoyono muncul dalam bursa calon Ketua Umum Partai Demokrat.

NASIONAL

Minggu, 24 Mar 2013 22:59 WIB

Author

Ani Yudhoyono Didukung Banyak DPD untuk Jadi Ketum Demokrat

Ani Yudhoyono, Ketum Demokrat

KBR68H, Jakarta - Nama Ani Yudhoyono muncul dalam bursa calon Ketua Umum Partai Demokrat.

Ketua Dewan Pimpinan Daerah Partai Demokrat Sulawesi Tenggara Muhammad Endang mengatakan, nama Ani banyak mendapat dukungan dari DPD. Menurut Endang, nama istri Presiden Yudhoyono bakal muncul jika SBY urung mencalonkan sebagai Ketua Umum Partai Demokrat.

“Kenapa kami minta itu, karena kita akan lebih solid, waktu saya panggil 12 DPC saya semua mendukung, (Bu Ani OK ya?) Bu Ani semua OK. (Berani jika Pak SBY tidak mencalonkan diri, Sultra mencalokan Bu Ani?) kalau kami kalau bisa bukan kader saja yang dicalonkan,” kata Endang menjawab pertanyaan wartawan di Cikeas.

Kongres Luar Biasa Demokrat akan diselenggarakan di Bali pada akhir Maret mendatang. Kongres diselenggarakan setelah Anas Urbaningrum berhenti dari jabatannya karena ditetapkan sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi.

Menjelang pelaksanaan Kongres Luar Biasa Partai Demokrat di Bali, sejumlah pengurus partai di daerah menerima imbauan memilih Marzuki Alie sebagai ketua umum. Salah satunya diakui Ketua Dewan Pengurus Cabang Partai Demokrat Kota Kediri, Jaka Siswa Lelana yang mengatakan, pesan pendek berisi imbauan memilih Marzuki Alie itu dikirimkan seseorang yang mengaku sebagai tim pemenangan Marzuki.

Sedangkan Ketua Dewan Pengurus Cabang Partai Demokrat Kabupaten Blitar, Heru Sunaryanto mengancam bakal melawan dalam KLB mendatang. Pasalnya, dia masih mempersoalkan penggulingan Anas Urbaningrum yang menurutnya Anas dijadikan korban arogansi DPP.



Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 20

Kabar Baru Jam 19

Kabar Baru Jam 18

Kabar Baru Jam 17

Pegawai KPK Berstatus ASN, Independensi KPK Terancam