Terimbas Covid-19, Inflasi Januari 2021 Masih Rendah

"Pandemi covid-19, masih mempengaruhi mobilitas masyarakat, sehingga roda perekonomian Indonesia melambat dan berpengaruh terhadap pendapatan dan daya beli masyarakat,"

BERITA | NASIONAL

Senin, 01 Feb 2021 13:35 WIB

Author

Astri Septiani

Terimbas Covid-19, Inflasi Januari 2021 Masih Rendah

Ilustrasi aktivitas masyarakt di pasar tradisional. (Foto: Antara/Aditya Perdana)

KBR, Jakarta - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat 75 kota di Indonesia mengalami inflasi rendah. Sementara 15 kota lainnya yang dicatat Indeks Harga Konsumen (IHK) nya mengalami deflasi.

Inflasi tercatat sebesar 0,26 persen di Januari 2021. Sementara Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 105,95.

Kepala BPS, Suhariyanto menyebut, inflasi tertinggi terjadi di Kota Mamuju, sebesar 1,43 persen.

"Sementara deflasi tertinggi terjadi di Baubau sebesar 0,92 persen," katanya saat konferensi pers Berita Resmi Statistik secara daring, Senin (1/2/21).

BPS, kata Suhariyanto, juga mencatat tingkat inflasi tahun ke tahun, dari Januari 2020 ke Januari 2021 sebesar 1,55 persen.

Menurutnya, inflasi yang lebih rendah di awal 2021 karena dampak Covid-19 yang masih terjadi di sejumlah negara, termasuk Indonesia.

"Pandemi covid-19, masih mempengaruhi mobilitas masyarakat, sehingga roda perekonomian Indonesia melambat dan berpengaruh terhadap pendapatan dan daya beli masyarakat," kata Suhariyanto.

Inflasi pada Januari 2021 lebih rendah dibanding inflasi Desember 2020 yang tercatat sebesar 0,45 persen. Padahal inflasi bulan itu sudah mulai meningkat dibandingkan November yang sebesar 0,28 persen. 

Inflasi tinggi menandakan adanya peningkatan konsumsi masyarakat yang berpengaruh terhadap pertumbuhan ekonomi. Sedangkan inflasi rendah mengindikasikan antara lain turunnya daya beli masyarakat.

Editor: Kurniati Syahdan

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NASIONAL

Most Popular / Trending

Belajar dari Lonjakan Kasus di India

Kabar Baru Jam 7

Gua Hira dan Cahaya Semesta

Kabar Baru Jam 8

Menyoal Tenggelamnya Kapal Selam dan Upaya Modernisasi Alutsista