Presiden Janjikan Pemindahan Ibu Kota ke Kaltim Tetap Berlanjut

“Tolong sampaikan kepada siapapun yang bertanya soal Ibu Kota Negara di Kalimantan Timur ini, jawab itu 'pasti diteruskan, hanya sekarang menunggu Covid-19 mereda'."

BERITA | NASIONAL | NUSANTARA

Rabu, 10 Feb 2021 14:17 WIB

Author

Teddy Rumengan

Presiden Janjikan Pemindahan Ibu Kota ke Kaltim Tetap Berlanjut

Gambar maket ibu kota baru Indonesia di Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur. (Foto: Dok Kementerian PUPR/Publik Domain)

KBR, Balikpapan – Pemindahan Ibu Kota Negara (IKN) ke Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) Kalimantan Timur tetap berlanjut.

Gubernur Kalimantan Timur Isran Noor mengatakan, ia telah bertemu Presiden Joko Widodo di Istana Negara, Jakarta, dalam rapat koordinasi, Selasa (9/2/2021) kemarin.

Dalam kesempatan itu, kata Isran Noor, Presiden menyampaikan bahwa siapapun yang menanyakan soal pemindahan Ibu Kota Negara ke Kalimantan Timur, maka jawabannya tetap akan diteruskan.

Kata Isran, Presiden berjanji setelah pandemi COVID-19 melandai dan program vaksinasi tuntas, maka proyek pembangunan pusat pemerintahan di Kaltim segera dilanjutkan.

“Tolong sampaikan kepada siapapun yang bertanya soal Ibu Kota Negara di Kalimantan Timur ini, jawab itu 'pasti diteruskan, hanya sekarang menunggu Covid-19 mereda'," kata Isran Noor menirukan pernyataan Presiden Jokowi.

"Beliau berjanji setelah vaksinasi dan berkurangnya penularan, akan terus dilanjutkan. Itu janji beliau kemarin setelah kami rapat di Istana Negara,” ujar Isran Noor saat menyampaikan sambutan dalam HUT Kota Balikpapan ke 124 di Balai Kota, Rabu (10/2/2021).

Isran Noor menambahkan, Kota Balikpapan akan menjadi kota paling sentral di Kalimantan, selain menjadi daerah penyangga Ibu Kota Negara, karena merupakan pintu gerbang Kalimantan Timur.

Peringatan HUT Kota Balikpapan dilaksanakan sangat sederhana. Peringatan hanya diisi upacara sederhana dan penyerahaan penghargaan bagi warga berprestasi. Jumlah tamu dan undang sangat terbatas kurang dari 100 orang.

Editor: Agus Luqman

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NASIONAL

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 7

Vaksin COVID-19: Kenali Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI)

Kabar Baru Jam 8

Cinta Produk Indonesia

Sekolah Tatap Muka di Tahun Ajaran Baru, Seperti Apa Upaya Mitigasinya?