Maksimalkan PPKM Mikro, Kementerian BUMN Distribusikan Beras

"kementeriannya akan bekerja sama dengan TNI dan Polri dalam mendistribusikan beras serta masker di daerah yang memberlakukan PPKM Mikro"

BERITA | NASIONAL

Senin, 08 Feb 2021 13:35 WIB

Author

Dwi Reinjani

Maksimalkan PPKM Mikro, Kementerian BUMN Distribusikan Beras

Menteri BUMN, Erick Thohir. (Foto: Antara)

KBR, Jakarta - Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) memberikan bantuan beras dan masker, untuk mendukung pelaksanaan Penerapan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) mikro.

Menteri BUMN, Erick Thohir mengatakan, kementeriannya akan bekerja sama dengan TNI dan Polri dalam mendistribusikan beras serta masker di daerah yang memberlakukan PPKM Mikro.

“Kami coba mendukung kegiatan yang sedang berlangsung sekarang PPKM mikro dengan dua hal. Satu, Bulog bekerja sama dengan Kapolri dan TNI untuk membantu mendistribusikan beras yang dibutuhkan pada saat PPKM mikro. Yang kedua terus juga kita mencoba mendukung pengadaan masker secara gratis, kepada pihak Mendagri dan Kapolri dan Panglima TNI. Ini bagian sumbangsih yang sudah kita lakukan," kata Erick, saat kegiatan Donor Plasma BUMN, Senin (08/02/2021).

Erick menyebut, hal itu dilakukan Kementerian BUMN, agar pelaksanaan program pembatasan mikro itu berjalan maksimal.

Selain mendukung kegiatan PPKM, lanjut Erick, Kementerian BUMN juga telah melakukan program percepatan pengadaan vaksin. Termasuk mendukung pembuatan vaksin merah putih dengan banyak platform.

"Itu dilakukan dalam rangka mendukung upaya pengentasan covid-19," katanya.

Nanti setelah di uji klinis yang terakhir yaitu di kuartal ketiga tahun 2022 sehingga di kuartal empat tahun 2022 kita sudah mempunyai Vaksin Merah Putih sendiri, lanjut Erick.

Ditambahkannya, Kementerian BUMN juga telah membuka kerja sama dengan berbagai stakeholder untuk memperbanyak, mempercepat dan mengawasi pelaksanaan 3M dan 3T di lingkungan masyarakat.

Editor: Kurniati Syahdan

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NASIONAL

Most Popular / Trending

Belajar dari Lonjakan Kasus di India

Kabar Baru Jam 7

Gua Hira dan Cahaya Semesta

Kabar Baru Jam 8

Menyoal Tenggelamnya Kapal Selam dan Upaya Modernisasi Alutsista