Kunjungan Wisman ke Indonesia di 2020 Turun Drastis

total kunjungan wisman ke Indonesia selama Januari hingga Desember 2020 hanya sekitar 4,02 juta kunjungan.

BERITA | NASIONAL

Senin, 01 Feb 2021 19:34 WIB

Author

Astri Septiani

Kunjungan Wisman ke Indonesia di 2020 Turun Drastis

ilustrasi kunjungan wisatawan asing di Indonesia. (foto: Antara)

KBR, Jakarta - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat jumlah kunjungan wisatawan mancanegara ke Indonesia selama 2020 menurun drastis.

Kepala BPS Suhariyanto menyebut, total kunjungan wisman ke Indonesia selama Januari hingga Desember 2020 hanya sekitar 4,02 juta kunjungan.

"Berarti terjadi penurunan sebesar 75,03 persen dibandingkan jumlah wisman pada tahun 2019," katanya saat konferensi pers daring Berita Resmi Statistik, Senin (1/2/21).

Pada 2019 lalu, katanya, jumlah kunjungan wisman ke Indonesia mencapai sebanyak 16,11 juta kunjungan.

BPS juga mencatat, kunjungan wisman selama Desember 2020 hanya sekitar 164 ribu orang.

"Turun tajam sebesar 88,08 persen dibandingkan dengan jumlah kunjungan wisman pada Desember 2019," ungkap Suharianto.

Ia mengungkapkan, pandemi covid-19 menjadi penyebab anjloknya kunjungan wisman ke Indonesia.

"Sektor pariwisata masih akan mengalami tantangan berat, selama pandemi virus korona belum bisa dikendalikan," jelas Suhariyanto.

Selain jumlah kunjungan wisatawan mancanegara, BPS juga mencatat Tingkat Penghunian Kamar (TPK) di hotel berbintang di Indonesia mencapai 40,79 persen di Desember 2020.

"Atau turun 18,60 poin dibandingkan dengan TPK bulan yang sama tahun 2019 yang tercatat sebesar 59,39 persen," katanya.

Namun jika dibandingkan dengan bulan sebelumnya, Tingkat Penghunian Kamar (TPK) di Desember 2020 mengalami kenaikan sebesar 0,65 poin.

Editor: Kurniati Syahdan

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NASIONAL

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 7

Ramai-ramai Mudik Dini

Ramadan (Masih) dalam Pandemi Covid-19

Kabar Baru Jam 8

Disability Right Fund (DRF) Mitra Disability People Organisation (DPO)