Bantu Penanganan Pandemi Covid-19 di Indonesia, Kementan Realokasi Anggaran Rp6,2 Triliun

"relokasi anggaran belanja di 2021 ini membantu penanganan pandemi covid-19 di Indonesia"

BERITA | NASIONAL

Rabu, 03 Feb 2021 20:17 WIB

Author

Dwi Reinjani

Bantu Penanganan Pandemi Covid-19 di Indonesia, Kementan Realokasi Anggaran Rp6,2 Triliun

Ilustrasi lahan pertanian di Indonesia. (Foto: Antara)

KBR, Jakarta - Kementerian Pertanian merelokasi anggaran sebesar Rp6,22 triliun di 2021.

Menurut Sekretaris Jenderal Kementerian Pertanian, Momon Rusmono, relokasi anggaran belanja di 2021 ini membantu penanganan pandemi covid-19 di Indonesia.

Relokasi anggaran ini, kata dia, dilakukan di hampir dari seluruh Direktorat di Kementerian Pertanian.

“Telah dilaporkan usulan penghematan belanja Kementan Tahun 2021 sebesar Rp6,33 triliun, dari Pagu semula Rp21,84 triliun menjadi Rp15,51 triliun. Hasil penghematan belanja tersebut telah dialokasikan ke eselon satu lingkup Kementerian Pertanian sebagaimana tertuang pada kesimpulan Raker," katanya saat Rapat Dengar Pendapat bersama Komisi IV DPR, Selasa (02/02/2021) kemarin.

Jika dirinci, kata Momon, direktorat jenderal di Kementerian Pertanian yang mengalami relokasi anggaran tersebut di antaranya Dirjen Perkebunan dari pagu awal sebesar Rp1,61 triliun, menjadi Rp1 triliun, Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan dari pagu awal Rp2,13 trilun menjadi Rp1,38 triliun, Badan Penelitian Perkembangan Pertanian dari Rp1,67 triliun menjadi Rp1,23 triliun.

Kemudian di BPSDMP dari Rp1,33 triliun menjadi Rp1,09 triliun, Badan Karantina Pertanian, dari pagu Rp1,11 triliun menjadi Rp958,13 miliar, dan di Inspektorat Jendral Kementan, dari pagu Rp164,58 miliar menjadi Rp100 miliar, termasuk pengurangan beberapa program kerja.

Sementara itu, Anggota Komisi IV DPR, Hendro Hermono menyayangkan relokasi anggaran di Kementerian Pertanian.

Menurutnya bidang pertanian masih memerlukan dana besar untuk program-program penopang pangan Indonesia, di tengah pandemi covid-19.

“Sayang sekali, tapi gimana? Sekarang saya ingin tahu langkah Kementerian Pertanian apa? Dan semoga dengan dana tersebut dimanfaatkan dengan baik," pungkas Hendro.

Editor: Kurniati Syahdan

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NASIONAL

Most Popular / Trending

Ngobrol Serius, Tapi Santai: Tips Hadapi Hoax dan Hate Speech

Podcast Kita: Kekerasan terhadap Perempuan

Smara on 7 Podcast

Podokasi: Podcast Edukasi

Kabar Baru Jam 18