Draf RUU Ibu Kota Baru Segera Masuk DPR

"Ya mungkin 100 hari, 3 bulan saya kira (pembahasannya)."

BERITA | NASIONAL

Rabu, 12 Feb 2020 13:41 WIB

Author

Sadida Hafsyah, Teddy Rumengan

Draf RUU Ibu Kota Baru Segera Masuk DPR

Maket ibu kota baru. (Foto: Dok. PUPR)

KBR, Jakarta - Pemerintah menjanjikan segera menyerahkan Rancangan Undang-undang (RUU) Ibu Kota Negara (IKN) ke DPR pada bulan Februari ini.

Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional sekaligus Kepala Bappenas Suharso Monoarfa berharap RUU dapat segera disahkan agar ada dasar hukum pelaksanaan program pemindahan ibu kota.

"Ya mungkin 100 hari, 3 bulan saya kira (pembahasannya). Tapi saya tidak bisa mengatakan begitu, karena saya harus sama-sama. Harapan saya seperti itu, tapi kan pembahasan bersama-sama DPR," kata Suharso (11/2/2020).

Draf RUU IKN mencakup aturan mengenai tata ruang wilayah ibu kota baru.

RUU ini sudah masuk dalam Program Legislasi Nasional (Prolegnas) prioritas 2020 , yang disahkan DPR pada 22 Januari lalu.

Suharso menyebut pembentukan Badan Otorita Pembangunan Ibu Kota Baru kini sudah masuk tahap finalisasi. Badan ini berfungsi sebagai pelaksana tugas untuk mengembangkan ibu kota baru.

"Sedang dalam proses penyelesaian," ujarnya.

Ditunggu

Keberadaan payung hukum berupa undang-undang ibu kota baru turut ditunggu pemerintah Provinsi Kalimantan Timur.

Gubernur Kalimantan Timur Isran Noor mengatakan pemerintah Provinsi Kalimantan Timur maupun Pemerintah Kota dan Kabupaten hanya mengikuti petunjuk Pemerintah Pusat.

Kata dia, jika Undang-undang Ibu Kota Negara telah diajukan dan disahkan DPR maka pemindahan ibu kota negara ke Kalimantan Timur akan segera terwujud.

Isran Noor mengatakan paling lama 2024 Kalimantan Timur akan resmi menjadi ibu kota negara Indonesia yang baru.

“Pokoknya 2024 sudah mulai dipindahin,” ujar Isran Noor.

Tahun ini pembangunan infrastruktur rencananya akan mulai digenjot khususnya di lokasi yang akan menjadi pusat pemerintahan yakni Kecamatan Sepaku di Kabupaten Penajam Paser Utara.

Salah satu yang dikebut yakni pembangunan jembatan penghubung di Teluk Balikpapan yang menghubungkan Kota Balikpapan dengan Kabupaten Penajam Paser Utara.

Editor: Agus Luqman 

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NASIONAL

Most Popular / Trending

Perkara Kekerasan Pada Anak Kala Belajar dari Rumah

Gubernur Kaltim bakal Tegur Paslon yang Langgar Protokol Kesehatan dalam Pilkada

Kabar Baru Jam 8

Bela Rasa Lintas Iman di Masa Pandemi

Kabar Baru Jam 7