Ancaman Covid-19, Awak Kapal Dream World Jumat Besok Diobservasi di Pulau Sebaru Kecil

"Kita periksa kesehatannya setelah penyelesaian administrasi, nama, kesesuaian paspor dan sebagainya, kita periksa. Sekarang alhamdulillah sehat semua."

BERITA | NASIONAL

Kamis, 27 Feb 2020 09:56 WIB

Author

Astri Yuanasari, Resky Novianto

Ancaman Covid-19, Awak Kapal Dream World  Jumat Besok Diobservasi  di Pulau Sebaru Kecil

Suasana Pulau Sebaru Kecil di Kepulauan Seribu, Jakarta, Rabu (26/2/2020). Pulau tersebut akan menjadi lokasi observasi 188 WNI ABK World Dream. (Antara)

KBR, Jakarta-  Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menyatakan 188 WNI ABK di Kapal World Dream, dalam kondisi sehat. Sekretaris Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (Ditjen P2P) Kemenkes, Achmad Yurianto mengatakan, proses pemulangan dan pemeriksaan dilakukan tim penjemput gabungan dari pelbagai unsur kesehatan serta imigrasi.

Ia menyebut, proses observasi akan dilakukan di Pulau Sebaru Kecil, Kepulauan Seribu.

"Begitu turun langsung (188 WNI ABK) kita disinfeksi, kita periksa kesehatannya setelah penyelesaian administrasi, nama, kesesuaian paspor dan sebagainya, kita periksa. Sekarang alhamdulillah sehat semua, tetapi kan spesimen yang kita ambil untuk kita periksa di laboratorium kan baru dikerjakan malam ini, karena harus diterbangkan dari Batam menuju Jakarta, sehingga hasilnya tidak mungkin sekarang, kan masih diterbangkan," ucap Achmad Yurianto kepada KBR, Rabu (26/2/2020).

Sekretaris Ditjen P2P Kemenkes Achmad Yurianto mengatakan, terdapat empat kapal yang menjemput 188 WNI ABK tersebut di Batam, Kepulauan Riau. Nantinya, keempat kapal tersebut, akan mengantarkan seluruh WNI ke Pulau Sebaru Kecil, yang akan menjadi lokasi observasi. Pulau itu, kata Yurianto, memiliki fasilitas yang lengkap, dengan pelbagai perlengkapan penunjang kegiatan observasi selama 14 hari kedepan.

Ia memastikan, 188 WNI ABK akan terus dipantau kondisi kesehatannya, atau dengan kata lain, menjalani proses yang sama seperti di Natuna beberapa waktu yang lalu.

KRI
Juru bicara TNI Angkatan Laut  Mohammad Zaenal mengatakan, pemindahan 188 WNI kru kapal pesiar World Dream dilakukan dua sortie dengan menggunakan transfer boat MV World Dream menuju KRI dr Soeharso.

"KRI dr Soeharso memang dipersiapkan benar-benar optimal untuk mendukung kegiatan evakuasi ini. Berbagai satuan tugas turut melaksanakan bantuan evakuasi ini. Selain personel operasional KRI, kemudian personel satuan tugas, personel kesehatan, logistik dan sebagainya untuk mendukung kegiatan ini," kata Zaenal kepada KBR, Rabu (26/2/2020).

Zaenal menyebut,  kru kapal pesiar Dream World, yang terdiri dari 172 laki-laki dan 16 perempuan. Kata dia, kru World Dream memasuki KRI dr Soeharso dengan melalui prosedur pemeriksaan sesuai standar operasional (SOP) protokol medis, dan selanjutnya kapal bergerak menuju Pulau Sebaru Kecil, Kepulauan Seribu, yang diperkirakan memakan waktu selama dua hari, dan akan tiba pada Jumat (28/2) besok.

Juru bicara TNI Angkatan Laut Mohammad Zaenal menambahkan,  Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Pangkogabwilhan) juga sudah melepas KRI Banda Aceh dari Jakarta menuju pulau Sebaru Kecil, Kepulauan Seribu.

"KRI Banda Aceh juga akan membantu membawa dukungan logistik, bantuan kesehatan, bantuan makanan dan sebagainya untuk men-support proses observasi 188 WNI ABK World Dream itu selama di pulau Sebaru,"

Dalam kegiatan evakuasi ini, TNI AL bekerja sama dengan beberapa lembaga seperti Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Kementerian koordinator bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) dan Kementerian Kesehatan, yakni Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Batam, Balai Besar Laboratorium Kesehatan (BBLK) Jakarta dan Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan (Balitbangkes) Jakarta.

Editor: Rony Sitanggang

 

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NASIONAL

Most Popular / Trending

Waspada Klaster Penyebaran COVID di Sekitar Kita

Warga Korea Pilih Layanan Penghormatan Leluhur Secara Virtual

Kabar Baru Jam 20

Kabar Baru Jam 19

Kabar Baru Jam 18