covid-19

WNI Disandera, Kemenlu Tingkatkan Koordinasi dengan Malaysia dan Filipina

"Sehingga kita bisa mencegah hal-hal yang tidak diinginkan seperti penyanderaan atau piracy dan lain sebagainya,"

BERITA | NASIONAL

Jumat, 03 Feb 2017 15:04 WIB

Author

Rio Tuasikal

WNI Disandera, Kemenlu Tingkatkan Koordinasi dengan Malaysia dan Filipina

Ilustrasi: Kelompok Abu Sayyaf dan sandera. (Sumber: youtube)


KBR, Jakarta- Indonesia meningkatkan koordinasi dengan Malaysia dan Filipina usai terulangnya penculikan WNI oleh kelompok bersenjata Abu Sayyaf. Juru bicara Kemenlu, Arrmanatha Nasir, mengatakan ada 7 WNI yang diculik selama kurun Desember 2016 hingga Januari 2017. Para WNI diculik dalam 3 peristiwa berbeda.

Indonesia akan meningkatkan patroli berdasarkan kesepakatan antara militer Filipina dan Malaysia, tahun lalu.

"Bagaimana kita bisa melakukan suatu coordinated patrol di kawasan tersebut," tandas Arrmanatha Nasir.

"Sehingga kita bisa mencegah hal-hal yang tidak diinginkan seperti penyanderaan atau piracy dan lain sebagainya," katanya lagi.

Arrmanatha menambahkan, Kemenlu mengetahui tujuh WNI itu disandera di sekitar Filipina Selatan.

Penculikan terhadap 10 WNI terus terjadi. Tahun lalu, ada lebih dari 10 WNI yang diculik dan disandera Abu Sayyaf, dan berhasil dibebaskan seluruhnya. Peristiwa ini terjadi di perairan Sulu, Filipina ataupun Sabah, Malaysia.

Editor: Rony Sitanggang
 

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NASIONAL

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 7

DE-SI (Depresi to Prestasi)

War On Drugs

Kabar Baru Jam 11

Kabar Baru Jam 10