Pengamat: Gita Mundur, Lari Dari Masalah

KBR68H, Jakarta - Pengamat Komunikasi Politik Effendi Gazali menilai langkah Gita Wirjawan mengundurkan diri dari jabatan Menteri Perdagangan salah perhitungan.

NASIONAL

Sabtu, 01 Feb 2014 10:15 WIB

Author

Ade Irmansyah

Pengamat: Gita Mundur, Lari Dari Masalah

Gita Wirjawan, Kementerian Perdagangan, Konvensi Partai Demokrat

KBR68H, Jakarta - Pengamat Komunikasi Politik Effendi Gazali menilai langkah Gita Wirjawan mengundurkan diri dari jabatan Menteri Perdagangan salah perhitungan. Pasalnya, masyarakat justru malah berfikir kalau Gita hanya melarikan diri dari berbagai macam kasus yang tengah terjadi di Kementerian Perdagangan. Kata dia, Gita justru akan lebih dianggap oleh masyarakat jika bisa mengusut dan membuktikan dirinya tidak bersalah dalam kasus tersebut.

“Kalau untuk gebrakan ya agak terlambat. Kalau untuk pencitraan pun agak terlambat juga. Kemana aja kemarin, orang akan bilang. Kalau buat melarikan diri ya bisa juga karena elektabilitas sekarang ini tidak terlalu bagus. Yang terakhir untuk semacam berjuang habis-habisan menjelang finishlah. Walaupun pada saat inikan bisa dikaitkan juga dengan penelitian beras Vietnam yang kasusnya belum selesai dan lain sebagainya. Memang karena terlambat, jadi akan tetap dianggap pencitraan,” ujar Effendi saat dihubungi KBR68H.

Pengamat Komunikasi Politik, Effendi Gazali.

Sebelumnya, Gita menyatakan mundur sebagai menteri perdagangan karena ingin fokus mengikuti Konvensi Calon Presiden dari Partai Demokrat. Sebelum Gita Wirjawan, pejabat lainnya yang sudah mengundurkan diri untuk Konvensi Calon Presiden dari Partai Demokrat adalah Dino Patti Djalal. Dia mundur sebagai Duta Besar untuk Amerika Serikat.

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NASIONAL

Most Popular / Trending

News Beat

Kabar Baru Jam 7

Kabar Baru Jam 20

Kabar Baru Jam 19

Kabar Baru Jam 18