MA Akhirnya Bebaskan Dokter Ayu

Mahkamah Agung membebaskan Dokter Ayu dan kedua rekannya setelah mengabulkan permintaan Peninjauan Kembali ketiga dokter itu. Mereka mengajukan Peninjauan Kembali (PK) keputusan kasasi Mahkamah Agung yang memvonis 10 bulan penjara karena terbukti bersalah

NASIONAL

Jumat, 07 Feb 2014 22:02 WIB

Author

Guruh Dwi Riyanto

MA Akhirnya Bebaskan Dokter Ayu

MA, Dokter Ayu

KBR68H, Jakarta - Mahkamah Agung membebaskan Dokter Ayu dan kedua rekannya setelah mengabulkan permintaan Peninjauan Kembali ketiga dokter itu. Mereka mengajukan Peninjauan Kembali (PK) keputusan kasasi Mahkamah Agung yang memvonis 10 bulan penjara karena terbukti bersalah melakukan dugaan mal praktik terhadap pasien di Manado.

Juru bicara Mahkamah Agung Ridwan Mansyur mengatakan, tidak ditemukan kesalahan prosedur yang dilakukan dengan sengaja.

"Ada perbedaan pendapat dalam menilai fakta-fakta yang terungkap di persidangan karena PK itu upaya hukum luar biasa yang juga menilai, ada keterangan-keterangan yang tidak dipertimbangkan oleh majelis kasasi. Ada pertimbangan di mana sebelumnya telah dilakukan, karena ini profesi, sudah dilakukan pemeriksaan yang dilakukan oleh kode etik kedokteran yang menyimpulkan bahwa tidak ditemukan kesalahan prosedur dengan sengaja di dalam melaksanakan operasi tersebut," ujar Juru Bicara Mahkamah Agung Ridwan Mansyur ketika dihubungi KBR68H, Jumat (07/02).

Juru Bicara Mahkamah Agung Ridwan Mansyur menambahkan, selain membebaskan Dokter Ayu, Peninjauan Kembali  juga meminta nama dan martabat Dokter Ayu dipulihkan .

Operasi caesar yang dilakukan tiga orang dokter yakni Dewa Ayu Sasiary Prawani, Hendry Simanjuntak dan Hendy Siagian menewaskan pasien Siska Makatey. Keluarga pasien menuntut ketiga dokter itu atas dugaan malapraktik.

Editor: Anto Sidharta

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NASIONAL

Most Popular / Trending

Rangkuman Berita Sepekan KBR

Kabar Baru Jam 18

Kabar Baru Jam 20

Kabar Baru Jam 19

Kabar Baru Jam 18