covid-19

Inilah Isi Lengkap SBY Umumkan Menteri Perdagangan Baru

KBR68H, Jakarta - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengumumkan secara resmi Muhammad Lutfi ditunjuk sebagai Menteri Perdagangan menggantikan Gita Wirjawan. Dalam pengumuman itu, Presiden juga memuji-muji sosok Gita yang dianggap berjasa.

NASIONAL

Rabu, 12 Feb 2014 13:59 WIB

Author

Abu Pane

Inilah Isi Lengkap SBY Umumkan Menteri Perdagangan Baru

menteri perdagangan, gita wirjawan, lutfi

KBR68H, Jakarta - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengumumkan secara resmi Muhammad Lutfi ditunjuk sebagai Menteri Perdagangan menggantikan Gita Wirjawan. Dalam pengumuman itu, Presiden juga memuji-muji sosok Gita yang dianggap berjasa.

Pengumuman itu dilakukan di Kantor Kepresidenan Jakarta, Rabu (12/2). Jumat besok, Lutfi akan resmi dilantik SBY di Istana Negara.

Berikut isi pengumuman Mendag baru oleh SBY:

Hari ini saya akan umumkan pergantian Menteri Perdagangan RI. Sebagaimana saudara ketahui beberapa saat lalu saudara Gita Wirjawan Mendag, telah dengan resmi menyampaikan permohonan pada presiden untuk mengundurkan diri dari jabatannya. Saya bersama Wapres menyimak yang menjadi alasan pengunduran diri saudara Gita Wirjawan.

Saya bisa menerima dan menyetujui karena pengunduran diri ini justru tidak ingin saudara Gita harus memiliki kesulitan di dalam membagi waktu, pikiran dan tenaganya. Sejalan dengan apa yang dilaksanakan oleh Bapak Gita Wirjawan sebagai peserta konvensi capres sebuah parpol, dikhawatirkan akan terganggu tugas-tugasnya sebagai Mendag. Oleh karena itu saya menerima dan menyetujui pengunduran dirinya. Atas nama negara dan pemerintah, dan selaku pribadi, saya mengucapkan terimakasih dan penghargaan sebagai kepada saudara Gita Wirjawan yang mengemban tugas sebagai Mendag selama 2 tahun 3 bulan. Dan sebelumnya mengemban tugas sebagai kepala BKPM.

Banyak hal yang telah dilakukan oleh Sodara Gita Wirjawan untuk memajukan perdagangan kita dan ikut menjaga dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi nasional. Kita tahu bahwa perekonomian sedang tidak cerah. Meski tahun-tahun terakhir ini ada untuk sebuah recovery. Oleh karena itu memelihara perdagangan internasional kita, utamanya ekspor kita di luar negeri bukanlah sesuatu yang mudah. Namun demikian, kita tetap bisa menjaga atau meminimalkan dampak di pereekonomian global itu, terhadap ekspor Indonesia di luar negeri.

Kemudian UU perdagangan, yang selama ini belum tuntas di bawah upaya dan kepemimpinan saudara Gita Wirjawan, bersama DPR RI, alhamdulilah bisa dirampungkan. Ini salah satu tonggak sejarah bahwa kita memiliki UU perdagangan yang bagus, sesuai dengan tuntutan dan perkembangan zaman. Saya juga mencatat prestasi dari saudara Gita Wirjawan bersama-sama dengan counterpart-nya di tingkat internasional yaitu Sekjen WTO yang akhirnya mengukir sejarah di Bali kemarin di dalam konvensi tingkat menteri berkaitan dengan WTO. Doha round mengalami deadlock bertahun-tahun dan ada yang mengatakan lebih dari 10 tahun, akhirnya di Bali lah kita mencapai hasil yang signifikan. Itu membuka peluang yang lebih besar lagi, bagi penuntasan Doha. Itu prestasi yang saya catat dan saya ucapkan terimakasih. Tentu banyak hal yang telah dilakukan oleh saudara Gita dan skali lagi saya ucapkan terimakasih dan penghargaan sambil doakan semoga karir politisnya setelah ini berhasil.

Saya telah melakukan fit and proper test pada seseorang yang saya pilih untuk jadi Mendag. Fit and proper test telah dilaksanakan dgn didampingi oleh Wapres terhadap saudara Muhammad Lutfi, mantan Dubes RI untuk jepang. Muhammad lutfi bukan orang baru. Pak Lutfi sudah berpartisipasi dan berkontribusi dalam pemerintahan yang saya pimpin. Mulai mengemban tugas sebagai Kepala BKPM, di masa-masa yang tidak mudah dan menggalakan investasi yang menjadi pendorong perekonomian Indonesia yang saudara tahu di masa krisis global ekonomi kita bisa bertahan, pertumbuhan kita positif dan tergolong tinggi. Setelah itu saudara Lutfi juga jadi dubes di Jepang, salah satu mitra Indonesia.

Kerjasama ekonomi Indo-Jepang kuat, baik dibidang investasi dan perdagangan. Oleh karena itu, atas dasar pengalaman itu serta penugasan yang berkaitan dengan masalah ekonomi, investasi dan perdagangan, dan telah juga saya lakukan fit and proper test dua hari lalu, saya, memandang saudara Lutfi cakap dan mampu untuk menjadi mendag, mengganti sodara Gita Wirjawan.

Prioritas dan agenda utama mendag yang baru, saudara Muhammad Lutfi hingga akhir masa bakti kabinet ini adalah, pertama-tama harus aktif untuk berupaya lakukan stabilitasi harga dalam negeri. Ini sangat penting, domain dari Mendag beserta mitra-mitranya yang lain.

Yang kedua, belum pulih benar perekonomian global, masih ada hambatan di sana sini. Tapi harus berusaha sekuat tenaga untuk mengamankan ekspor kita. Kalau perlu mendapatkan pasar-pasar baru atau peluang-peluang baru di luar negeri agar ekspor kita terus ditingkatkan. Adalah juga menjadi tugas Mendag yang baru agar kerjasama baik dalam  kerangka. Maupun dalam kerangka kerjasama kawasan ASEAN, ASEAN Plus, APEC, kepentingan ekonomi kita utamanya perdagangan juga dapat kita pelihara. Saya memberikan perhatian khusus agar Mendag baru terus melaksanakan diplomasi efektif agar komoditas Indonesia tidak mengalami hambatan yang tidak fair. Seperti dalam kasus perdagangan kelapa sawit yang menjdi tulang punggung ekspor kita.

Itulah agenda utama, tentu masih banyak lagi yang harus dilaksanakan Mendag baru. Saya memberikan kepercyaan pada saudara Lutfi untuk emban tugas melanjutkan pada yang dilaksanakan saudara Gita Wirjawan. Saya akan lantik saudara Lutfi pada hari Jumat mendatang. Saya persilakan serah terima secara resmi.


Editor: Pebriansyah Ariefana

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NASIONAL

Kabar Baru Jam 11

Kabar Baru Jam 10

Kabar Baru Jam 8

Kabar Baru Jam 7

Popsiklus, Pemain Lama Bisnis Daur Ulang yang Makin Relevan