DPR Kembalikan Kasus Risma dan Wakilnya ke DPRD Surabaya

KBR68H, Jakarta - Komisi Pemerintahan Dalam Negeri DPR memutuskan mengembalikan kasus polemik Walikota Surabaya Tri Rismaharini dengan Wakilnya Wisnu Bakti Buana ke DPRD Surabaya, Jawa Timur.

NASIONAL

Rabu, 26 Feb 2014 22:58 WIB

Author

Danu Mahardika

DPR Kembalikan Kasus  Risma dan Wakilnya ke DPRD Surabaya

tri rismaharini, dpr, dprd




KBR68H, Jakarta - Komisi Pemerintahan Dalam Negeri DPR memutuskan mengembalikan kasus polemik Walikota Surabaya Tri Rismaharini dengan Wakilnya Wisnu Bakti Buana ke DPRD Surabaya, Jawa Timur. Wakil Ketua Komisi Dalam Negeri DPR, Arif Wibowo mengatakan, keputusan tersebut adalah hasil rapat internal komisi. Kata dia, semua pihak yang merasa dirugikan terkait polemik ini diharapkan menempuh jalur hukum dengan menggugat ke Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara (PTUN). (Baca: Tri Rismaharini: Saya Akan Mundur Daripada Tersiksa)

"Kami sudah sarankan, jika itu (prosedur pemilihan) yang dipersoalkan, Wakil Walikota sudah ditetapkan oleh Kementerian Dalam Negeri, bahkan sudah dilantik. Kalau ada pihak-pihak yang memiliki legal standing soal itu, ranah hukum adalah tepat dengan menggugatnya ke peradilan tata usaha negara," ujarnya di gedung DPR, Rabu (26/2)

Sementara itu, Menteri Dalam Negeri, Gamawan Fauzi menilai langkah Komisi Pemerintahan DPR mengembalikan polemik yang melibatkan Walikota Surabaya Tri Rismaharini kepada DPRD Surabaya sudah tepat. Menurutnya, DPRD mampu menyelesaikan persoalan ini. Kemendagri mendukung penuh rekomendasi DPR tersebut. (Baca: PDIP: Tak Benar Kami Tekan Rismaharini)

"Kan sudah jelas ini dikembalikan ke DPRD. Karena secara formal dan persyaratan (pemilihan wakil walikota Surabaya) itu sudah terpenuhi. Kalau masih ada masalah yang harus di-clear-kan di DPRD, soal tanda tangan, soal kehadiran dan segala macam. Itu silakan pakai mekanisme DPRD. Kalau itu masalah hukum silakan tempuh proses hukum. Saya kira ini sudah clear dan saya mendukung keputusan (komisi pemerintahan DPR) ini," ungkap Gamawan (26/02).

Sebelumnya Tri Rismaharini berencana mundur dari jabatan walikota karena merasa tidak cocok dengan Wakilnya Wisnu Bakti Buana. Dirinya menduga ada kesalahan prosedur bahkan kecurangan soal pemilihan Wisnu. Buntut dari polemik ini akhirnya DPR mengadakan rapat untuk mempertemukan pihak-pihak yang terkait di antaranya Menteri Dalam Negeri, Gamawan Fauzi, dan Gubernur Jawa Timur Soekarwo. Dalam pertemuan ini, Walikota Risma diundang namun tidak dapat hadir karena ada kegiatan lainnya.

Editor: Nanda Hidayat

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NASIONAL

Most Popular / Trending

Saga Akhir Pekan KBR

Kabar Baru Jam 20

Kabar Baru Jam 19

Kabar Baru Jam 18

Kabar Baru Jam 17