Rizal Mallarangeng: Menkeu Bohongi Publik

Juru bicara keluarga Mallarangeng, Rizal Mallarangeng, menilai Menteri Keuangan, Agus Martowardojo asal ngomong terkait kasus korupsi Hambalang.

NASIONAL

Rabu, 20 Feb 2013 20:18 WIB

Author

Sasmito

Rizal Mallarangeng: Menkeu Bohongi Publik

hambalang, korupsi, menkeu

KBR68H,Jakarta - Juru bicara keluarga Mallarangeng, Rizal Mallarangeng, menilai Menteri Keuangan, Agus Martowardojo asal ngomong terkait kasus korupsi Hambalang. Sebelumnya, Agus menyatakan Andi Mallarangeng bertanggung jawab penuh atas proyek Hambalang. Juru bicara Andi, Rizal Mallarangeng justru mempertanyakan kembali tanggung jawab Agus sebagai Menkeu. Menurutnya Agus seharusnya tidak mengizinkan dana Hambalang dicairkan tanpa tanda tangan Menpora dan Menteri Pekerjaan Umum.

“Tentu saja tanggung jawab penggunaan Andi Mallarangeng bertanggung jawab. Tapi jangan bilang bahwa Menkeu tidak periksa-periksa kok, turun saja. Kan membohongi publik namanya. Pura-pura tidak tahu. Padahal tanggung jawabnya, sudah ada suratnya kok. Kurang ini kurang itu. Yang dia tidak minta satu tanda tangan Menteri pemohon, kedua tanda tangan menteri pemberi rekomendasi. Tidak ada itu,”jelas Rizal Mallarangeng saat jumpa pers, Rabu(20/2/2013)

Sebelumnya, Menteri Keuangan Agus Martowardojo menyebut bekas Menpora Andi Alifian Mallarangeng yang paling bertanggung jawab dalam proyek pembangunan pusat sarana dan prasarana olahraga di Hambalang Bogor Jawa Barat. Sebab, Andi adalah pengguna anggaran dalam proyek senilai Rp 2,5 triliun itu. Pernyataan tersebut disampaikan Agus usai diperiksa KPK sebagai saksi korupsi Hambalang.

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NASIONAL

Most Popular / Trending

Upaya Kurangi Risiko Bencana Iklim

Kabar Baru Jam 7

Kabar Baru Jam 8

Perkara Bukber Tahun ini

Kabar Baru Jam 10