DPR Hapus Anggaran Subsidi Petani Organik

Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dituding oleh peneliti pertanian tidak berpihak pada pembangunan pertanian yang ramah lingkungan. Peneliti Kajian Anggaran Pertanian Organik, Abdul Ghofur mengatakan DPR menghapus anggaran subsidi bagi petani organik tahun in

NASIONAL

Rabu, 27 Feb 2013 13:29 WIB

Author

Damar Fery Ardian

DPR Hapus Anggaran Subsidi Petani Organik

pertanian organik, dpr

KBR68H, Jakarta – Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dituding oleh peneliti pertanian tidak berpihak pada pembangunan pertanian yang ramah lingkungan. Peneliti Kajian Anggaran Pertanian Organik, Abdul Ghofur mengatakan DPR menghapus anggaran subsidi bagi petani organik tahun ini. Tahun 2011-2012, petani organik menerima subsidi sebesar Rp 35 miliar.

“(Anggaran pertanian yang sampai ke perusahaan berapa?) Rencana yang tahun 2012 itu sampai Rp 1 triliun. Jadi sangat timpang dengan yang hanya Rp 35 miliar untuk petani organik. (Langsung diberikan petani?) Ia langsung diberikan kepada kelompok yang ada di masyarakat. Jadi perkelompok itu Rp 300 juta. (Itu 2013?) 2011-2012. 2013 itu hilang anggaran itu, diganti dengan penggemukan sapi,” peneliti Kajian Anggaran Pertanian Organik, Abdul Ghofur di Green Radio, Jakarta.

Peneliti Kajian Anggaran Pertanian Organik, Abdul Ghofur menambahkan, pemerintah seharusnya segera menghentikan sodoran anggaran kepada perusahaan pupuk. Pasalnya, mekanisme kontrak antara BUMN Pertanian dan pengusaha tidak mampu mambantu petani organik mengembangkan pertanian yang ramah lingkungan. Dia menilai, anggaran itu sebaiknya langsung diserahkan kepada petani. Ini dilakukan guna mendorong petani menghasilkan pupuk organik sendiri.

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NASIONAL

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 20

Kabar Baru Jam 19

Strategi Pembiayaan Lingkungan Hidup

Kabar Baru Jam 18

Kabar Baru Jam 17