Bagikan:

Tak Akan Ada Impor Beras Saat Panen Raya, Maret 2023

Kedatangan beras impor tahap dua akan diusahakan pertengahan Februari nanti.

NASIONAL

Selasa, 17 Jan 2023 19:36 WIB

Author

Muthia Kusuma

Impor Beras

Presiden Joko Widodo saat meninjau Gudang Bulog di Kelapa Gading (18/3/2020). (Foto: ANTARA/HO-Biro Pers Setpres)

KBR, Jakarta - Pemerintah memastikan tidak ada lagi beras impor yang masuk ke Indonesia pada saat panen raya, Maret nanti.

Direktur Utama Badan Urusan Logistik (Bulog), Budi Waseso menegaskan, kedatangan beras impor tahap dua akan diusahakan pertengahan Februari nanti.

Sementara tahap pertama, 120 ribu ton dari total target 200 ribu ton beras sudah tiba di Tanah Air. Budi tidak membantah adanya keterlambatan realisasi impor beras. Penyebab dari itu semua, menurutnya, adalah faktor cuaca ekstrem yang terjadi akhir tahun lalu.

"Bulog bukan yang mengajukan impor beras, karena Bulog hanya dikasih penugasan hasil daripada proses rapat kabinet terus ditindaklanjuti dengan Rakortas tiga kali, dan itulah akhirnya Bulog ditugaskan untuk menyerap 500.000 ton dari dalam negeri untuk CBP (cadangan beras pemerintah) dan impor 500.000 ton ini yang kita dapat tugas dari negara," ucap Buwas saat rapat bersama komisi VI DPR, Senin, (17/01/2023).

Direktur Utama Bulog, Budi Waseso menambahkan, pemerintah melalui Badan Pangan Nasional (Bapanas) akan melakukan Operasi Pasar, dengan mengguyur stok beras hingga 1,2 juta ton. Operasi Pasar dilakukan untuk menjaga stok dan harga beras di tingkat konsumen sepanjang tahun ini.

Operasi Pasar diputuskan melalui Keputusan Kepala Bapanas tentang Petunjuk Pelaksanaan Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) Beras di Tingkat konsumen Tahun 2023.

"Mengenai pelaksanaan tugas ini, merupakan hasil keputusan bapak dan ibu sekalian. Jadi kemarin kita juga syarat penugasan dari Bapanas bahwasanya stok yang tadinya 1 sampai 1,5 juta (ton) diputuskan oleh Bapanas adalah 2,4 juta ton untuk ada cadangan di Bulog. Jadi ini untuk CBP pak, cadangan pangan. Dan ini juga belum menjadi keputusan yang final," kata Budi di hadapan anggota dewan.

Baca juga:

- FPKS: Produksi Domestik Cukup, Impor Beras Tak Perlu

- Polemik Impor Beras, Wapres Akan Hitung Ulang Stok Dalam Negeri

Budi memastikan anggaran penyerapan beras itu telah disediakan dan mencukupi kebutuhan.

Editor: Fadli

Kirim pesan ke kami

Whatsapp
Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NASIONAL

Kabar Baru Jam 7

Kabar Baru Jam 8

Episode 5: Gen Z: Si Agen Perubahan Penentu Masa Depan

Kabar Baru Jam 10

Kabar Baru Jam 11

Most Popular / Trending