Bagikan:

Mega Sindir Parpol yang Deklarasikan Kadernya Jadi Capres

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo menjadi salah satu kandidat presiden teratas sejumlah lembaga survei.

NASIONAL

Selasa, 10 Jan 2023 14:37 WIB

Mega Sindir Parpol yang Deklarasikan Kadernya Jadi Capres

Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri, saat memberikan arahannya dalam rakernas PDIP

KBR,Jakarta- Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri menyindir partai politik yang mendorong kadernya untuk dijadikan calon presiden.

Dia merasa aneh ketika partai lain malah mendeklarasikan kadernya sebagai kandidat capres. Namun demikian, Mega tidak menjelaskan partai mana yang mendorong kadernya maju sebagai presiden di 2024.

"Jadi jangan deh apa ya, mbok kerja dulu baru gegap gempitanya itu lho. Ini yang saya mikir kok gegap gempita ya itu terus, enak wae terus nggak pamit-pamit ngono (begitu, red) kok terus njupuki wong (ambil orang, red) saya, ih enak wae. Nggak mau nyebut saya," ujar Megawati dalam HUT 50 PDIP, Selasa (10/1/2023).

Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri mengatakan, dirinya sampai mengecek aturan pemilu pada Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto. Ia merasa heran ketika partai lain sangat getol mengusung kadernya.

Baca juga:

50 Tahun PDI Perjuangan, Ini Alasan Mega Tak Undang Partai Lain

Poltracking: Ganjar Kuasai Pemilih Jokowi, Pendukung Prabowo Terbelah ke Anies

Sebelumnya, kader PDIP yang juga Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo menjadi salah satu kandidat presiden teratas sejumlah lembaga survei. Beberapa parpol telah menyatakan kesediaan mendukung Gubernur Jateng dua periode tersebut. Misalnya, PSI dan PAN yang terang-terangan mendukung di 2024.

Selain Ganjar, nama kader PDIP yang kerap digadang sebagai Capres yakni Ketua DPP PDIP, Puan Maharani. Akan tetapi, sejumlah lembaga survei menyatakan elektabilitas Ketua DPR itu masih satu digit atau terpaut jauh dari Ganjar.

Selain menyindir partai lain, Megawati juga menyentil kadernya yang ogah menyerap aspirasi dengan turun langsung menemui masyarakat.

"Ayo, angkat tangan siapa yang belum turun ke bawah? kok banyak banget yang belum angkat tangan? berarti belum pada turun ya? ada yang sudah ada yang diam. Ayo kenapa belum turun? loh katanya ingin tempur, mau menang apa tidak?,"ujarnya.

Megawati bahkan mengingatkan kadernya untuk turun langsung bertemu rakyat jika ingin menang pada Pemilihan Umum (Pemilu) 2024, mendengar hal itu, kader lalu menjawab dengan kompak dengan seruan "mau menang".

Megawati menambahkan, satu-satunya cara cepat mengorganisir massa untuk memilih kandidat tertentu yakni dengan turun langsung bertemu masyarakat, seperti yang dilakukan Soekarno saat membentuk Partai Nasional Indonesia (PNI).

"Loh instruksi ibu sebetulnya nggak sulit loh dan selalu harus turun kebawah. Kalian mau jadi lagi nggak si yang namanya legislatif sama eksekutif?."

Editor: Dwi Reinjani

Kirim pesan ke kami

Whatsapp
Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NASIONAL

Kabar Baru Jam 7

Badai PHK dan Tingginya Pengangguran

Kabar Baru Jam 8

Kabar Baru Jam 10

Desakan Bikin Layanan Konsultasi Psikologi di Kampus

Most Popular / Trending