Bagikan:

Sandiaga Uno: Kawasan Wisata Nongsa Batam Siap Terapkan Travel Bubble

Pelaksanaan kebijakan travel bubble bisa menjadi momentum kebangkitan ekonomi nasional, khususnya bagi Kepulauan Riau.

NASIONAL | NUSANTARA | KABAR BISNIS

Jumat, 21 Jan 2022 18:26 WIB

Kawasan Wisata Nongsa Batam

Menparekraf Sandiaga Uno di Nongsa, Batam. (Foto: ANTARA)

KBR, Jakarta - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno memastikan, kawasan wisata Nongsa Batam, Kepulauan Riau, siap melaksanakan kebijakan travel bubble Batam Bintan-Singapura (BB-S). Kebijakan travel bubble ini bertujuan untuk menyambut kedatangan wisatawan mancanegara. 

Sandiaga berharap, pelaksanaan kebijakan travel bubble bisa menjadi momentum kebangkitan ekonomi nasional, khususnya bagi Kepulauan Riau.

"Jadi dapat saya sampaikan dari hasil pemantauan saya, kita sudah ready to go, dan industri tadi menyampaikan dalam beberapa hari kedepan mereka akan pastikan kesiapannya. Sehingga saat nanti diumumkan oleh bapak menko perekonomian, bahwa ini akan segera bisa langsung beroperasi, saya sangat optimis dan tentunya saya harap dukungan dari semua pihak," kata Sandiaga usai memantau persiapan Nongsa Marina dan Resort di Batam, Kepri, dikutip dari Instagram Kemenparekraf, Jumat (21/1/2022).

Sandiaga menambahkan, kebijakan travel bubble merupakan bentuk dari kebijakan pemerintah yang tepat sasaran, tepat manfaat, dan tepat waktu.

Dalam kunjungannya ke Kepri kali ini, Menparekraf Sandiaga Uno juga memantau kesiapan Pelabuhan Nongsapura Batam dan Pelabuhan Bandar Bentan Telani (BBT) di Bintan, jelang pelaksanaan Leaders Retreat di Lagoi, Bintan pada 25 Januari 2022 mendatang, yang akan dihadiri oleh Presiden Joko Widodo.

Baca juga:

Langkah Pemerintah Antisipasi COVID-19 Varian Omicron

Cegah Varian Omicron, Begini Aturan Perjalanan Internasional Berlaku Mulai Hari ini

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo menyetujui rencana pembukaan pintu wisata antara Kepulauan Riau dan Singapura lewat skema travel bubble. Hal ini disampaikan Menko Perekonomian Airlangga Hartarto saat rapat koordinasi virtual, Rabu (19/1). 

Wacana travel bubble ini sudah muncul beberapa bulan belakangan namun belum terealisasi secara maksimal.

Editor: Fadli Gaper

Kirim pesan ke kami

Whatsapp
Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Kabar Baru Jam 11

Kabar Baru Jam 10

Kabar Baru Jam 8

Kabar Baru Jam 7

Jalan Buntu Penolakan Pemekaran Wilayah Papua