Bagikan:

Sandiaga Optimistis Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Semakin Pulih, Faktornya?

Ekonomi kreatif menjadi salah satu yang diunggulkan Indonesia pada tahun ini.

NASIONAL

Kamis, 27 Jan 2022 09:52 WIB

Sektor pariwisata dan ekonomi kreatif

Anak-anak bermain di kolam renang di salah satu resort pantai wisata Teluk Palu, Sulawesi Tengah, Minggu (31/10/2021). Foto: ANTARA

KBR, Jakarta- Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno optimistis sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di Indonesia akan semakin pulih dalam waktu dekat.

"Pergerakan wisatawan Nusantara ada 260 sampai 280 juta pergerakan. Wisatawan mancanegara ini masih prihatin. Tapi, InsyaAllah akan rebound seiring dengan penanganan pandemi yang lebih baik," ujar Sandiaga dalam acara Indonesia Economic Outlook 2022 HIPMI (26/01/22).

Menurutnya, pemulihan itu sudah terlihat dari segi kunjungan wisatawan mancanegara, maupun penciptaan lapangan kerja.

"Outlook pariwisata dan ekonomi kreatif di 2022 dari tenaga kerja, ini akan meningkat juga sekitar 14,7 juta. Naik 400 ribu. Di sektor pariwisata dan ekonomi kreatifnya juga naik cukup signifikan, hampir 700 ribu di 20,58 juta lapangan pekerjaan," katanya.

Baca juga:

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno menargetkan nilai ekspor ekonomi 2022 mencapai 21,2 miliar dolar AS atau sekira Rp304 triliun. Ia memproyeksikan sektor ekonomi kreatif akan berkontribusi pada PDB sebesar 4,3 persen. Di sisi lain, nilai tambah ekonomi kreatif juga diharapkan mencapai Rp12,40 triliun.

Ekonomi kreatif memang menjadi salah satu yang diunggulkan Indonesia pada tahun ini, untuk dapat berkontribusi pada PDB atau Produk Domestik Bruto. Langkah pemerintah membangkitkan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif, dilakukan di antaranya melalui akselerasi event atau acara internasional.

"Ada momentum event G20, World Conference on Creative Economy. Alhamdulillah World Tourism Day sudah memilih Bali. Dan banyak sekali pagelaran-pagelaran seperti MotoGP yang akan membuat Indonesia menjadi destinasi yang berkualitas," katanya.

Editor: Sindu

Kirim pesan ke kami

Whatsapp
Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Bokek Bikin Stres?

Kabar Baru Jam 12

Kabar Baru Jam 11

Kabar Baru Jam 10

Kabar Baru Jam 8